Cari Alamat dan Telepon Dealer:

WRC Spanyol: Sebastian Menguasai Segalanya

FIA


Otojatim (Madrid)- Seri Spanyol untuk reli dunia (WRC) menjadi seri penentuan bagi Sebastian Ogier (Ford) melawan Thierry Neuville (Hyundai). selisih poin yang tipis membuat balapan makin asyik untuk diikuti dan lebih menarik perhatian daripada balapan mobil terbesar di dunia yakni F1 yang sudah menobatkan Lewis Hamilton sebagai juara dunia.

Tapi tak ada yang menyangka kalau pemenang reli pada 25-28 Oktober lalu itu bukanlah keduanya. Melainkan sang juara 9 kali yang sempat pensiun demi menjalani musim balap di balap turing dunia (WTCR), reli Dakar dan rallycross dunia (FIA RX). Adalah Sebastian Loeb yang melakukannya di reli Spanyol ini. Dari 18 Special Stage yang digelar selama 4 hari, pereli Perancis ini menjadi juara SS selama 3 kali (SS12,SS15,SS16). Ini merupakan kemenangan ke-79 Loeb di WRC sekaligus reli ke-172 yang diikuti pereli Citroen dimana ia pernah membalap di reli Dakar bersama Peugeot musim 2016-2017 sekaligus meraih podium kedua di 2017.

Bisa dibilang, kalau reli ini dikuasai dua orang bernama depan sama dengan kebangsaan sama. Ya, posisi kedua dihuni Ogier yang sama-sama bernama depan Sebastian dan berkebangsaan Perancis. Jika Loeb mengendarai Citroen maka Ogier mengemudikan Ford. Bagi yang belum tahu, Ogier pernah menjadi juara Junior WRC di 2008 bersama Citroen sekaligus bergabung di kelas utama sejak 2009-2011 dengan prestasi terbaik yakni posisi ketiga di musim 2011. Untuk posisi ketiga dihuni Elfyn Evans dari Ford dan Neuvile yang menjadi musuh bebuyutan Ogier, finish keempat dengan mengalahkan rekan setimnya di Hyundai sekaligus jagoan kandang, Daniel Sordo.

Tidak seperti F1 yang sudah dicap membosankan akibat sudah diklaimnya juara dunia sebelum akhir musim, maka WRC tidak. Hal ini disebabkan pertempuran terakhir Ogier VS Neuvile akan berlangsung sengit di Australia pada 15-18 November di New South Wales. Selisih gap 3 poin (Ogier, 204 dan Neuvile, 201) membuat persaingan keduanya makin menakutkan untuk disimak. Terlebih lagi, meski hanya finish keenam di balapan kali ini, Ott Tanak yang membela calon juara dunia konstruktor, Toyota akan mencari peluang terbaiknya meski selisih poinnya lumayan jauh dari Ogier dan Neuville (181 poin). Sementara, Toyota yang menghuni puncak konstruktor dengan 331 poin juga dalam posisi tidak aman karena Hyundai dan Ford menguntitnya di belakang dengan
selisih poin tidak terlalu jauh (Toyota 331-Hyundai 319-Ford 306). Jadi siapakah pabrikan dan juara dunia musim ini? Mari kita nantikan seri akhir di Australia untuk jawabannya.
Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Imlek Hyundai