Cari Alamat dan Telepon Dealer:

F1 Rusia: Kegigihan Verstappen Di Sochi Buahkan Hasil

FIA


Otojatim (Moskow)- Banyak orang yang tidak tahu kalau dahulu Rusia pernah menggelar balap grand prix pertama pada 1913 dan 1914 di kota Saint Petersburg. Hanya saja, balapan tersebut hanyalah sebuah balapan individual yang diikuti berbagai peserta regional Eropa saja.
Sayangnya, beberapa tahun setelahnya perang dunia bergejolak dan balapan tak pernah bergulir kembali meski sudah merdeka.

Pada tahun 1983, grand prix Rusia sempat diwacanakan kembali di kota Saint Petersburg. Tapi, pemerintah tidak mau menggelarnya atas alasan birokrasi dan "grand prix Uni Sovyet" yang merupakan nama dari grand prix Rusia saat itu gagal dilaksanakan. Pada tahun 2001, pemerintah Rusia melalui presiden Vladimir Putin sempat mewacanakan pembangunan sirkuit Pulkovskoe Ring dekat bandara Pulkovo. Sayangnya, proyek ini dialihkan tempatnya dari Pulkovo ke daerah Moskow  untuk membangun sirkuit Moskow Raceway. Sirkuit ini sukses menggelar World Superbike dan balap turing seperti DTM atau WTCR setelah diresmikan pada 2008.

Tidak lama kemudian, pemerintah Rusia membangun kompleks olahraga Sochi guna
mendukung gelaran Olimpiade 2014 dan hebatnya, mereka juga membangun sirkuit dengan desainer Hermann Tilke yang terkenal dengan esensi modern ketika membangun sirkuit Sepang, Malaysia dan Yas Marina, Abu Dhabi. Setelah Olimpiade 2014, sirkuit itu diresmikan sekaligus menggelar balap grand prix Rusia untuk pertama kalinya setelah sebelumnya Moscow  Raceway gagal memenuhi kriteria panjang ideal sebuah sirkuit Grand Prix.

Dalam balapan Grand Prix Russia, tim Mercedes mendominasi tiap tahunnya dimana Lewis Hamilton menjadi jawara di 2014-2015, Nico Rosberg di 2016 dan Valtteri Bottas di 2017. Pada 30 September ini, Hamilton melakukan "hattrick" alias menang tiga kali sejak Grand Prix Italia. Ia bersama Bottas merajai sirkuit sepanjang 5,8 km tanpa cela dan tanpa perlawanan dari Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen (Ferrari). Kemenangan di Sochi adalah kemenangan kedelapan Hamilton sepanjang tahun ini.

Tapi, pertunjukkan sebenarnya terjadi pada posisi kelima yakni Max Verstappen. pebalap Red Bull ini diganjar hukuman pada babak kualifikasi akibat mengganti girboks dan mesin sehingga pebalap asal Belanda ini start di posisi ke-18. Didukung ban berkompon soft, anak dari legenda Jos Verstappen ini mampu menyalip lawan-lawannya dan sempat berada di posisi terdepan di paruh akhir balapan. Hanya saja, pebalap yang berulang tahun hari ini (30 September 1997) harus melakukan pitstop mendadak sehingga Verstappen kehilangan banyak waktu dan berakhir di posisi kelima.

Pada balapan ini, Hamilton bertahan di posisi puncak klasemen pebalap dengan 306 poin disusul Vettel dengan 256 poin dan Bottas dengan 189 poin berhasil mengalahkan Raikkonen (186) untuk meraih posisi ketiga. Tak ada waktu untuk istirahat karena sirkuit Suzuka, Jepang siap menyambut pebalap-pebalap terbaik dunia pada 7 Oktober mendatang.
Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Imlek Hyundai