Cari Alamat dan Telepon Dealer:

WEC Inggris: Kontroversial, Kemenangan Toyota Dianulir

FIA


Otojatim (Northampton)- Inilah kemenangan perdana tim selain Toyota di kancah balap ketahanan dunia (WEC) tahun ini. Pasalnya tim asal Jerman-Jepang itu didiskualifikasi pada gelaran di Silverstone Inggris tepatnya 19 Agustus ini. Baik mobil TS050 bernomor 7 dan 8 diketahui mengurangi ukuran skid block mobil 9 mm untuk mobil nomor 8 dan 8 mm untuk mobil
nomor 7. Hal ini berbanding terbalik dengan WRC  Jerman yang digelar pada tanggal serupa dimana pereli Ott Tanak berhasil juara di kandang tim bernama asli Toyota Team Europe ini.

Hasilnya kemenangan mobil nomor 8 yang dikemudikan  Fernando Alonso, Sebastien Buemi dan Kazuki Nakajima dianulir. Akibatnya kemenangan tim Toyota berpindah tangan ke tim Rebellion TVR yang notabene tim tuan rumah karena TVR adalah merek mobil Inggris sedangkan tim yang menggunakan mobil nomor 3-4 ini berasal dari Swiss. Trio Mathias Beche, Thomas Laurent dan Gustavo Menezes dari mobil nomor 3 tim Rebellion TVR mengukir sejarah sebagai tim pertama
dengan menggunakan mobil non hibrida sejak seri Spa, Belgia di 2012 dan tim privateer pertama yang memenangkan kategori bergengsi LMP1 sekaligus overall di seri WEC.

Pasukan kuda jingkrak AF Corse mampu tampil memukau di negeri ratu Elisabeth ini dengan menjadi juara di kelas GTE Pro. Duet James Calado dan Alessandro Pier Guidi mampu mengasapi
Harry Ticknell dan Andy Priaulx dari Ford untuk memenangkan lomba. Sial tidak hanya didapat di kelas LMP1 oleh tim Toyota, tapi juga di GTE Pro tepatnya di tim Porsche. Mobil Porsche 911 RSR yang dipiloti Gianmaria Bruni dan Richard Lietz diketahui mengurangi ketinggian mobil sampai 48 mm. Akibatnya, mereka harus tanggalkan posisi kedua kelas GTE Pro dan menyerahkannya ke tim Ford. Sementara itu, disaat  tim GTE Pro Porsche berduka malah tim satelitnya Dempsey Proton Racing juara di kelas GTE AM dengan Matt Campbell, Christian Reid dan Julien Andlauer. Meski memimpin dengan 66 poin, tim Toyota harus mewaspadai gerakan tim Rebelion di posisi kedua dengan 63 poin. Satu bulan penuh, balapan libur sampai melanjutkan kembali di Fuji, Jepang pada 14 Oktober mendatang. Mampukah Toyota bangkit di negerinya sendiri atau mempermalukan diri sendiri di hadapan publik dengan trik curang? Mari kita tunggu.
Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Imlek Hyundai