Cari Alamat dan Telepon Dealer:

WRC Perancis: Ogier Raih Kemenangan Ketiga Musim Ini

WRC


Otojatim (Korsika)- Perancis merupakan negara yang melahirkan pereli-pereli bertalenta besar. Meski bukan bersaudara, nama Sebastian adalah momok mengerikan dalam kejuaraan reli dunia (WRC). Baik Sebastian Loeb dan Ogier adalah nama-nama mengerikan yang mampu merebut gelar kejuaraan dunia balap mobil tersulit ini. Tidak hanya itu juga, Perancis juga menggelar dua kali ajang reli dunia lewat reli Monako sebagai seri pembuka tiap tahunnya dan reli Perancis di Korsika.

Ajang reli Perancis ada dua gelaran meski digelar perdana pada 1956. Ada Tour De Corse yang digelar di kepulauan Korsika dan Rally De France di Alsace. Reli Tour De Corse sangat diminati oleh para peserta dikarenakan reli ini memiliki banyak tikungan tajam di dalamnya sehingga dikenal dengan reli 10000 tikungan. Seri ini dikenal bergengsi karena hampir semua kelas (WRC-WRC2-WRC3) dihelat dalam 4 hari berturut-turut (5-8/4). Sementara reli Alsace tidak pernah digelar kembali karena reli yang digelar sejak 2010-2015 ini tidak menonjolkan tantangan sulit seperti layaknya reli Korsika.

Pernah meraih kemenangan di 2013 dan 2016 bersama Volkswagen, membuat Ogier tampak bersemangat untuk memenangkan reli ini dengan mata tertutup. Hal ini dikarenakan dirinya sangat percaya diri meski reli yang dia lahap kali ini sangat sulit berkat 10.000 tikungan di dalamnya. Dan ternyata itu terjadi ketika pereli Ford ini memenangkan perlombaan tanpa ada lawan. Lawan yang semestinya ia hadapi, Ott Tanak dari Toyota malah finish kedua dengan gap 36 detikan dan Thierry Neuville harus puas finish ketiga. "Saya senang dengan penampilan kami di sini. Ini adalah hari yang luar biasa, hari Jumat dan di sanalah kami membangun platform untuk kemenangan ini. Tidak pernah mudah mengendalikan kecepatan Anda, tetapi semua terasa lebih baik dan lebih podium di mobil ini," ucap Ogier dilansir WRC. Ini adalah kemenangan ketiga Ogier di 2018 setelah merajai seri Monako dan Meksiko.


Dalam reli ini, Sebastian Loeb muncul dengan tim pabrikan tuan rumah, Citroen dengan status pereli ketiga. Sayang, dirinya sempat mengalami kecelakaan dan juara seri Perancis selama 4 kali (2005-2008) ini tampil via regulasi superrally (pereli yang gugur bisa kembali berlaga tanpa memperebutkan posisi balap). Anehnya, Loeb berhasil meraih 3 kali kemenangan SS melalui Citroen C3 miliknya hingga dirinya berhasil finish ke-14 overall. Pada klasemen pereli, Ogier tetap kokoh di posisi pertama dengan 84 poin disusul Neuville dengan 64 poin dan Tanak di tempat ketiga dengan 45 poin. Meskipun Ogier menang, tapi klasemen konstruktor menunjukkan Hyundai masih meraja dengan 111 poin mendahului Ford di posisi kedua dengan 107 poin. Seri selanjutnya bergulir di Argentina pada 26-28 April mendatang.

Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Imlek Hyundai