Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Mencoba Buang Sial, Aprilia Perkenalkan Motor Dan Skuad Barunya

Aprilia


Otojatim (Milan)- Mencoba untuk buang sial, itulah yang bisa dilakukan tim Aprilia musim ini setelah pada musim lalu hanya bercokol di posisi juru kunci dengan 67 poin. Semua ini karena pengembangan motor yang kurang dan kurangnya peforma joki Sam Lowes sepanjang tahun lalu. Sementara Aleix Espagaro sempat finish keenam di seri Qatar dan Aragon, Spanyol saja.
Maka dari ini, Aprilia siap memperbaiki diri untuk musim 2018 melalui RS-GP  model terbaru. 

Motor yang akan dikendarai Scott Redding dan Aleix Espagaro ini berbeda dari musim lalu dimana balutan warna merah ditemani corak warna hijau, putih, biru dan putih menghiasi RSGP 2018.
Sejatinya, ubahan terjadi pada bagian sasis yang diperingan demi memperbaiki handling motor. Sementara bagian airbox dan knalpot juga diperbaharui guna mengoptimalkan kinerja mesin plus pemakaian suspensi dan lengan ayun baru di bagian kaki-kaki motor. "RS-GP 2018 adalah pengoptimalan dan evolusi mendalam dari konsep yang kami dapatkan di trek tahun lalu. Sasisnya sangat baru, seperti halnya airbox, sistem pendingin dan aerodinamika. Ini membuat kami optimis untuk musim MotoGP baru ini. Menjadi musim yang sangat menuntut, tingkatnya semakin tinggi dalam hal motor dan pebalap di grid. Kami memiliki semua data untuk menjadi pesaing," ungkap Romano Albesiano, Aprilia Racing Manager via Motosprint.

Soal Scott Redding, joki asal Inggris ini dipilih Aprilia karena memiliki jam terbang tinggi di kelas para raja dengan melakoni 72 kali balapan. Ia sangat senang sekali berada di tim pabrikan daripada tim satelit Pramac Ducati yang pernah ia tempati sejak 2016 silam. "Saya terkejut saat menjadi pebalap pabrikan. Ini diluar ekspektasi saya memang. Ini yang saya perlukan untuk terus memiliki semangat dalam membalap. Karena tiga tahun terakhir saya membalap, tapi tak mungkin menang dengan motor yang saya miliki, dan itu menurunkan semangat para pembalap" ungkap
Redding via Motorsport. "Saat ini saya datang ke Aprilia dengan [mendapatkan] motor dan tim pabrikan. Dan kami mengembangkan, kami bekerja, saya memberikan informasi, saya mendapatkan motor untuk diuji dan sering kali motornya menjadi lebih baik. "Oke, terkadang tidak menjadi lebih baik, tapi Anda belajar, Anda menemukan cara, dan Anda memperbaikinya. "Bagi saya, hal terbesar dalam tim pabrikan adalah Anda mengembangkan motor, jadi sepanjang musim Anda meningkat. Anda tidak tertahan di satu tempat, ini membuat saya sangat bersemangat."

Sementara, Fausto Gresini selaku pemilik Gresini Racing merasa optimis kalau musim ini Aprilia bisa bangkit dengan semangat baru dan mampu meninggalkan pengalaman pahit musim lalu. "Ini akan menjadi musim penting bagi kami. Aleix, di tahun keduanya bersama Aprilia akan bisa memanfaatkan pengalaman yang ia dapatkan musim lalu, di mana ia belajar bekerja dengan tim baru dan motor baru. Dia beradaptasi dengan cepat dan membawa pulang beberapa hasil penting. Scott, untuk pertama kalinya mendapat dukungan dari tim pabrik. Ia masih sangat muda, namun ia memiliki banyak pengalaman di MotoGP," tutup Gresini.  Bila menyinggung target prestasi, Aprilia pada tahun ini siap berada di posisi lima besar jika memiliki peforma setara tim satelit Ducati, Honda dan Yamaha. Soal bagaimana debut dari RSGP 2018 ini akan terjawab pada seri perdana Motogp di Qatar pada 18 Maret mendatang.
Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Imlek Hyundai