Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Jelang Race 1 ARRC Buriram, Pebalap YRI Sempurnakan Set-up AP250


Duet Tim Yamaha Racing Indonesia, M Faeroz & Richard Tarorehi menjadi harapan dan kebanggan bangsa Indonesia untuk mengibarkan Merah Putih di ajang ARRC yang akan digelar di Sirkuit Buriram, Thailand.



Otojatim.com (Bangkok, Thailand) – Memanfaatkan tiga kali sesi free practice (FP) atau latihan bebas kelas AP 250, yang berlangsung Jumat (2/3), hal ini dimanfaatkan oleh Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) untuk menyempurnakan set-up mesin, suspensi dan body.


Duo rider YRI yang membesut Yamaha YZF-R25, M Faerozi dan Richard Taroreh berupaya maksimal untuk mendapatkan settingan terbaiknya sebelum kualifikasi dan race 1 yang berlangsung Sabtu (3 Maret). Sementara rookie atau Pendatang baru ARRC 2018, M Faerozi kembali dapat mempertajam waktunya disesi FP.

Pada sesi FP3, racer usia 16 tahun ini berada di urutan ke-7 dengan best-time 1 menit 54,334 detik dari sebelumnya 1 menit 54,438 detik saat pengujian pramusim.

“Set-up motor sudah lebih meningkat, sedikit ada kendala pada bagian suspensi belakang saat saya ingin push keluar tikungan, bagian roda belakang slide. Mungkin ini terjadi karena suhu aspal meningkat. Di FP3 masalah suspensi sudah selesai, saya akan lakukan yang terbaik saat kualifikasi dan race nanti,“ ucap M Faerozi yang berasal dari Jawa Timur.

Sedang rekan se-tim M Faerozi, yaitu Richard Taroreh memanfaatkan latihan bebas Jumat untuk fokus pada persiapan mesin spare. “Latihan resmi hari ini saya pergunakan untuk set-up engine spare, hasilnya cukup baik dan banyak inputan  latihan hari ini untuk persiapan besok kualifikasi dan race pertama,“ ucap Richard Taroreh yang ada di posisi ke-8 dalam FP3 dengan ukiran waktu 1 menit 54,429 detik.

M Faerozi terus tingkatkan best-time (AP250) di sesi FP 3, hasilnya cukup memuaskan M Faerozi menempati posisi ke-7 saat FP3



Sementara di tempat yang sama, Wahyu Rusmayadi, manajer Tim Yamaha Racing Indonesia mengatakan,"Hari yang positif dan kami tampil kompetitif. Target selanjutnya ingin menyempurnakan dan fokus pada settingan untuk meningkatkan performa motor. Semoga besok kita tampil bisa berada di top-group," ucapnya.

Patut dipahami, saat tes pre-season sebelumnya, petarung asal Sulawesi Utara ini mencatat 1 menit 53,401 detik. Masih di kategori AP250, pelaga tim satelit Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery, Rafid Topan dapat menembus deretan ke-2 (FP3) dan hanya berjarak 0,139 detik dari Anupab Sarmoon (Yamaha  Thailand Racing) yang berada di posisi tercepat. 

Pada sisi lain, di kelas Underbone 150 (UB150), racer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji yang memacu Yamaha MX King 150 ada di posisi ke-3 dalam sesi kualifikasi dengan catatan 2 menit 02,230 detik. Demikian sebagai modal kuat untuk bertarung di Superpole, Sabtu (3/3).

“Hasil FP2 sangat baik berada di posisi ke-2, saya terapkan settingan saat pre-season hari pertama. Sayangnya di FP1 saya tidak bisa optimal karena kendala teknis. Di kualifikasi, saya yakin bisa memangkas waktu lebih baik dari yang saya torehkan tetapi saya slide di tikungan terakhir yang membuat saya tidak bisa melanjutkan QTT. Secara time saya berada di posisi ke-3,“ ucap Wahyu Aji.

"Dari hasil FP1, kami perlu improve dan menemukan settingan & hal baru agar bisa lebih kompetitif pada superpole dan race 1 besok," tambah Wahyu Rusmayadi.

Disamping itu, Gupita Kresna yang bernaung di tim satelit Yamaha SND Factory berada di urutan ke-4 dalam kualifikasi UB150. So, sesi Superpole UB 150 yang notabene melepas rider sendiri-sendiri dalam menu 2 lap dipastikan akan berlangsung sengit. Disini penentuan skill dan kehandalan mesin.

Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Imlek Hyundai