Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Tidak Dapat Jatah Kuota, Angkutan Online Diburu Karena Ilegal

razia taksi online
Gambar hanya ilustrasi dan bukan kejadian yang sebenarnya. Sumber foto: Instagram TMC Polda Metro Jaya

Surabaya, Otojatim.com – Polemik sejumlah pasal di Permenhub 108 membuat para mitra aplikasi (driver online) meradang. Beberapa pasal yang pernah muncul dalam Permenhub 26 tahun 2017 muncul kembali di Permenhub 108, padahal Permenhub 26 sudah dibatalkan oleh Mahkamah Agung. Ini seperti cuma ganti nomor peraturan saja.

Iksan, seorang driver online mengaku keberatan dengan adanya sistem kuota, menilik pada pasal 30 Permenhub 108 tentang Perencanaan Kebutuhan Kendaraan Angutan dalam suatu wilayah tertentu.

“Kalau bicara masalah kuota, taksi Bluebird itu sekarang sudah (bisa diorder secara) online, jadi sebenarnya sudah tidak (perlu) ada gesekan antara taksi konvensional dengan online,” kata Iksan saat telewicara di stasiun TV SBO pagi ini (6/2).
Dengan penetapan kuota taksi online ini, maka angkutan online yang tidak mendapat jatah kuota dianggap ilegal bila masih beroperasi. Hal ini sesuai pernyataan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi dikutip dari laman indotelko.com

Terkait pembatasan atau kuota kendaraan, dijelaskan Dirjen Budi, para pengemudi harus mengikuti peraturan dengan baik.

"Misalnya di Semarang memutuskan 100 kendaraan, sehingga nanti sisanya menjadi ilegal bila tetap mengoperasikannya," tegas Dirjen Budi (8/1).

Seperti diketahui, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) melalui Ditjen Perhubungan Darat mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) segera merampungkan penghitungkan kuota kendaraan menjelang penerapan penuh PM 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang mengatur tentang Angkutan Sewa Khusus atau taksi online.

Di lapangan sendiri, para driver online sering mengeluhkan razia taksi online oleh 3 instansi sekaligus; Kepolisian, Dishub dan Polisi Militer. Meskipun belum ada sanksi tegas terhadap driver, tapi beberapa kasus pengandangan kendaraan sebelumnya membuat para driver resah. Apalagi kini banyak oknum angkutan konvensional yang ikut-ikutan merazia driver online dengan dalih tertentu.

Share on Google Plus

About Handi Cahyono

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Imlek Hyundai