Cari Alamat dan Telepon Dealer:

Mclaren Senna, Hormati Legenda Balap Jet Darat Dengan Pengganti P1

Mclaren
Otojatim (Woking)- Siapa yang tidak kenal dengan mendiang Aryton Senna, pebalap bertalenta ini memang tenar di kancah balap F1 sebagai seorang juara dunia di akhir era `80an. Pebalap Brasil ini berhasil mengukir gelar juara dunia F1 pada 1988,1990 dan 1991. Kesemua gelar ini dilakukannya di Mclaren Honda yang saat ini sudah melepaskan diri dari Honda karena kurangnya peforma mobil di musim 2017. Tim asal Inggris itu akan menggunakan mesin Renault di 2018.

Meskipun begitu, Mclaren masih dikenal publik sebagai salah satu pembuat hypercar terbaik di dunia. Salah satunya melalui produk Ultimate Series dengan P1. Hanya saja, P1 sudah
tidak diproduksi lagi karena sudah melewati batas produksi. Maka dari itu, pabrikan asal Inggris ini meluncurkan pengganti P1 dengan nama Senna. Mobil ini di perkenalkan Mclaren sebagai
penghormatan pebalap legendaris yang meninggal akibat kecelakaan di Imola, Italia pada 1994 silam.

Melihat namanya, Senna adalah mobil pertama  yang dinamai Mclaren diluar inisial angka seperti 12C,675,540, P1, F1 dan 570S. Mobil ini jauh lebih ringan dari P1 dan F1 karena bobot totalnya mencapai 1198 kg akibat menggunakan bahan karbon fiber setara dengan mobil-mobil GT3 seperti 650 GT3 yang saat ini dipakai balap. Soal bentuknya saja, aura dari 720S (mobil dari kategori Super Series Mclaren) masih ketara pada beberapa bagian. Soal aerokit, mobil ini bisa dibilang lumayan ekstrim berkat sayap belakang dengan ukuran lumayan besar plus beralur mirip mobil F1 mereka bernama MCL. Beberapa sistem aerodinamikanya sudah menggunakan adaptif di beberapa bagian seperti aeroblade, sirip udara di dalam air intake dan sayap belakang itu sendiri.

Aura mobil balap GT3 masih terasa di dalam kabin dengan penggunaan bahan karbon fiber. Untuk bagian ini memang setara dengan 720S karena basis dari Senna adalah 720S itu sendiri. Rencananya,pola interior berbahan karbon fiber ini akan digunakan di 720S GT3 yang merupakan pengganti 650S GT3 di musim balap 2019. Soal mode berkendara, ada 3 opsi yang bisa diaktifkan via tombol seperti Comfort (mode jalan raya), Sport dan Track untuk mode sirkuit. Sama halnya dengan interior, dapurpacu Senna menggunakan mesin 4000 cc V8 twin turbo dari 720S hanya saja tenaga mesin berkode M840TR dinaikkan dayanya dari 720 dk ke 800 dk.

“McLaren Senna menghadirkan performa sejati, mengimbangi sejauh mana kemampuan pengendara. Andalkan rasio bobot tenaga, mobil ini tentang performa yang mudah didapatkan selain itu menyajikan kesenangan dan tantangan untuk pengendara terbaik di dunia yang tentunya berkemampuan terbaik,” ujar Andy Palmer, Vehicle Line Director, McLaren Ultimate Series.
Soal handling, mobil ini menggunakan suspensi hidraulik RaceActive Chassis Control II (RRC II). Suspensi ini dikembangkan lewat ajang balap Blancpain GT via 650S GT3 dan fungsinya adalah mengimbangi bagian depan dan belakang mobil saat menikung. Rencananya, Senna siap diproduksi sebanyak 500 unit dengan harga jual £750,000 atau setara Rp 13,6 miliar dan akan dijual pada tahun depan.

Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Imlek Hyundai