Motogp Australia, Yamaha Menyerang Dengan Kekuatan Penuh Meski Pemenangnya Bukan Dari Mereka

HRC


Otojatim (Philip Island)- Seru, itulah hal yang terucap dari pecinta Motogp saat menonton seri Australia pada hari ini (22/10) di Philip Island. Balapan ini tidak seperti sebelumnya yang terganggu saat berlangsung di Jepang pekan lalu (15/10) karena cuaca membuat para joki menggeber motornya secara maksimal. Hadangan terjadi ketika para joki dan mekanik bersatu menentukan settingan aerodinamika pada sirkuit berangin ini karena berlokasi dekat laut. Hanya ada 1 fairing terbaik yang mampu menaklukkan sirkuit sepanjang 4,4 km ini.

Sebagai raja, adalah Marc Marquez yang menjadi pemenang di Philip Island. Ia berhasil meninggalkan trio pebalap Yamaha yakni Valentino Rossi, Maverick Vinales dan Johan Zarco (Tech 3). Pebalap Repsol Honda ini sempat beradu balap dengan Rossi hingga bagian belakang motornya sempat retak karena diseruduk oleh motor joki lain saat awal balapan. Hingga pada 8 putaran akhir, pertempuran antara joki bernomor 93 melawan joki bernomor 46 itu berakhir dengan menyentuhnya ban motor Marquez ke tubuh Rossi hingga pakaian balap joki Italia itu hampir robek.

Rossi yang sembuh dari kecelakaan karena latihan motocross sebelum GP San Marino itu sangat senang sekali bisa membalap seperti ini. Sulit dipercaya, ini adalah balapan yang hebat, sangat hebat," ujar Rossi. "Semua joki di depan sangat gesit jadi Anda perlu lebih bodoh dari mereka dan lebih agresif." "Tadi itu pertempuran yang hebat dengan Zarco, Marquez dan Vinales." "Saya ingin mencoba untuk meraih podium dan membalap dengan maksimum tapi akhirnya saya sangat senang dengan posisi kedua," papar joki pengidola mendiang joki legendaris Yamaha Norick Abe. Ia berhasil membuat penonton menjadi riuh berkat aksinya sendiri melibas lawannya. Sementara untuk Vinales yang merupakan rekan setimnya finish ketiga dan Zarco sendiri finish keempat. Peforma Zarco sendiri bisa dianggap tidak boleh diremehkan meski menggunakan Yamaha M1 versi satelit. Meski menyerang penuh, Tapi mereka dikalahkan oleh  Marquez dengan kekuatan Honda RC213V miliknya yang terkenal kencang di tikungan cepat plus akslerasi keluar tikungan.

Dalam balapan ini, Marquez berhasil memimpin 33 poin dari joki Ducati, Andrea Dovizioso. Ia harus memenangkan dua balapan berikutnya yakni Malaysia pada Minggu depan (29/10) dan Valencia di bulan November. "Juara itu penting. Tapi yang membuat saya lebih senang adalah keuntungan 33 poin," ucap Marquez. "Ini keunggulan yang besar sekarang. Sekarang saatnya untuk bernafas, untuk memahami opsi apa yang kami punya, di mana kami bisa bertempur," ungkapnya. Apa yang Dovizioso lakukan sayang tidak semulus pada balapan di Jepang lalu. Ia hanya mampu finish ke-13 karena Dovi start dari posisi ke-11 di balapan ini. Pada klasemen sementara joki, Marquez memimpin dengan 269 poin dan Dovizioso berada di tempat kedua dengan 236 poin.
Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen