F1 Meksiko, Hamilton Kunci Juara Dunia 2017

FIA
Otojatim (Meksiko)- Menjadi salah satu grand prix tertua di benua Amerika, grand prix Meksiko adalah jawabannya. Pasalnya grand prix ini sudah digelar sejak 1962. Saat itu, sirkuit yang saat ini bernama Hermanos Rodiguez masih bernama Magdalena Mixhuca. Balapan yang masih berupa eksebisi ini mempunyai kendala di bagian lintasan dimana sirkuit ini masih bergelombang lintasannnya sehingga pebalap harus mewaspadai bagian itu supaya tidak mengalami kecelakaan. Hingga pada setahun setelahnya (1963), balapan resmi digelar dengan Jim Clark dari Lotus Climax menjadi pemenangnya. Beberapa kali renovasi dilakukan pada lintasan hingga sirkuit ini berubah nama menjadi Hermanos Rodiguez dimana sirkuit ini dinamai atas dasar penghormatan untuk dua pebalap bersaudara yakni Richardo dan Pedro Rodiguez. Keduanya tewas dalam sirkuit ini
dalam dua balapan berbeda.

Saat ini, Grand Prix Meksiko tetap diadakan di sirkuit itu meski mengalami serangkaian perubahan demi keamanan pebalap dan kenyamanan penonton. Bagian stadion baseball Foro Sol yang terletak di tikungan akhir adalah grandstand utama dari balapan ini. Penyelenggara juga menambahkan atraksi hiburan dengan kesenian khas Meksiko di dalam stadion besar itu demi memuaskan penonton.

Disinilah seorang dominator bernama Lewis Hamilton mengunci posisi juara dunia 2017. Meski menempati posisi kesembilan dalam balapan ini, tapi pebalap Mercedes ini sudah aman dalam merengkuh gelar tersebut. Pebalap asal Inggris itu mendapat 333 poin di klasemen pebalap berkat 9 kemenangan dan 3 kali podium. Melalui hasil ini, dirinya meraih juara dunia ke-4 kalinya setelah pada tahun lalu dikalahkan oleh Nico Rosberg.

Untuk juara seri, Max Verstappen berhasil meraih kemenangan keduanya musim ini di negeri sombrero itu. Ia berhasil mengalahkan Valtteri Bottas yang merupakan rekan setim Hamilton dengan gap super jauh 19 detikan. Bermain aman, Kimi "Iceman" Raikkonen berhasil meraih posisi ketiga di balapan ini disusul rekan setimnya di Ferrari yang kecewa karena tidak bisa juara dunia yakni Sebastian Vettel. Pebalap tuan rumah duduk di belakang duo Ferrari yakni Esteban Ocon (Force India) finish kelima dan Lance Stroll dari Wiliams finish keenam.

Praktis, Sebastian Vettel harus berperang dengan Valtteri Bottas yang akan merebut posisi kedua di dua balapan tersisa yakni Brasil pada 12 November dan 26 November di Abu Dhabi. Meski tidak lagi memperebutkan juara dunia, tapi pertempuran dua pebalap beda pabrikan ini tetap seru untuk diikuti. Bottas kalau mampu menggeser posisi Vettel akan menjadi kemenangan terindah kubu Mercedes sejak 2016 ketika Rosberg dan Hamilton duduk di posisi 1-2 pada
klasemen akhir pebalap.

HASIL LOMBA
  1.  Max Verstappen    Red Bull-Tag Heuer,    1:36:26,550
  2.  Valtteri Bottas    Mercedes GP,    +19,678
  3.  Kimi Raikkonen    Ferrari,    +54,007
  4.  Sebastian Vettel    Ferrari,    +1:10,078
  5.  Esteban Ocon    Force India-Mercedes,    +1 lap
  6.  Lance Stroll    Williams-Mercedes,   +1 lap
  7.  Sergio Perez    Force India-Mercedes,    +1 lap
  8.  Kevin Magnussen    Haas-Ferrari,    +1 lap
  9.  Lewis Hamilton    Mercedes GP,    +1 lap
10.  Fernando Alonso    McLaren-Honda,    +1 lap
11.  Felipe Massa    Williams-Mercedes,    +1 lap
12.  Stoffel Vandoorne    McLaren-Honda,    +1 lap
13.  Pierre Gasly    Toro Rosso-Renault,    +1 lap
14.  Pascal Wehrlein    Sauber-Ferrari,    +2 lap
15.  Romain Grosjean    Haas-Ferrari,    +2 lap
16.  Carlos Sainz    Renault F1,    DNF
17.  Marcus Ericsson    Sauber-Ferrari,    DNF
18.  Brendon Hartley    Toro Rosso-Renault,    DNF
19.  Nico Hulkenberg    Renault F1,    DNF
20.  Daniel Ricciardo    Red Bull-Tag Heuer,    DNF
Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen