Toyota Astra Motor Revitalisasi Taman Lalu Lintas di Bandung

Toyota Resmikan Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution Bersama Walikota Bandung, Ridwan Kamil. 




Jakarta, Otojatim.com Setelah berjalan mulai dari Februari 2016, kali ini proyek revitalisasi Taman Lalu Lintas Bandung atau dikenal dengan nama Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution diresmikan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama jajaran manajemen Toyota Indonesia (29/10/17). Peresmian ini juga merupakan partisipasi Toyota Indonesia dalam rangkaian hari jadi kota Bandung ke-207.

Proyek revitalisasi Taman Lalu Lintas Bandung ini merupakan hasil kerjasama antara Pemeritah Kota Bandung, Toyota-Astra Motor, dan Yayasan Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution sebagai pengelola.

President Director Toyota-Astra Motor, Yoshihiro Nakata, menyebutkan bahwa sebagai bagian dari semangat Toyota Let’s Go Beyond, Toyota tidak hanya berupaya menghadirkan produk, teknologi, dan layanan terbaik yang melebihi ekspektasi pelanggan.

Namun, Nakata menambahkan, bahwa implementasi semangat Toyota Let’s Go Beyond pada kegiatan-kegiatan yang berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Terutama di  bidang lingkungan, pendidikan, keselamatan berkendara, dan pengembangan masyarakat.

Khusus di bidang lingkungan, salah satu kontribusi Toyota adalah melalui program Toyota Car for Tree sejak 2010, di mana Toyota menyisihkan sebagian profit penjualan untuk mendukung program konservasi lingkungan.

“Keterlibatan Toyota dalam proyek revitalisasi ini merupakan bagian dari rangkaian program Car for Tree. Melalui kegiatan ini, kami berharap keberadaan Taman Lalu Lintas Bandung dapat memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat di Bandung dan sekitarnya. Untuk itu, seiring dengan rangkaian ulang tahun kota Bandung ke-207, mari kita bersama-sama meresmikan Revitalisasi Taman Lalu Lintas Bandung ” ujar Nakata, dalam acara peresmian Taman Lalu Lintas Bandung, hari ini.

Dalam semangat Toyota Berbagi, Toyota-Astra Motor terus memperluas cakupan  dan implementasi aktivitas CSR ke berbagai wilayah di tanah air, sesuai dengan potensi lokal dan tantangan di masing-masing daerah. 

Awal program Car for Tree sendiri baru mencakup wilayah ibukota, Dimulai dai peresmian Toyota Eco Island di Taman Impian Jaya Ancol pada 2011 dan program revitalisasi Taman Semanggi pada 2014.

Tahun ini, Car for Tree telah merambah beberapa daerah, di mana aktivitasnya tidak terbatas pada konservasi lingkungan saja, melainkan juga meliputi pendidikan, sosial & kebudayaan, pertanian, pemberdayaan masyarakat, serta keselamatan berlalu lintas.

Sebelumnya, pada bulan Maret lalu Toyota juga meresmikan Toyota Organic Village di Desa Mlaten, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, sebagai desa percontohan untuk membangun pertanian  organik yang ideal.

Sementara itu, pada bulan April, juga diresmikan Program “Pinisi Bagi Negeri”, yang merupakan upaya Toyota untuk berkontribusi terhadap perbaikan lingkungan terumbu karang di kawasan laut Kota Makassar serta kegiatan edukasi budaya maritim dan konservasi lingkungan kepada generasi muda dan masyarakat di daerah tersebut.

Program Car for Tree ketiga kali ini adalah proyek revitalisasi Taman Lalu Lintas Bandung. Kali ini untuk proyek revitalisasi yang sudah berjalan sejak setahun lalu ini, Toyota memberikan bantuan senilai Rp9,2 miliar.


Konsep Desain Taman Lalu Lintas Bandung

Proyek revitalisasi Taman Lalu Lintas Bandung mengacu pada upaya untuk memperkuat posisi taman yang sudah ada sejak 1958 ini, sebagai salah satu icon bersejarah di kota Bandung.

Konsep desain taman seluas 3,5 hektar yang dulunya bernama Insulinde Park ini diarahkan untuk memberikan pengalaman dan pembelajaran berlalu lintas bagi masyarakat, dengan adanya tata ruang lalu lintas terpadu yang terdiri dari zona-zona, serta taman bermain outbond.

Mengacu pada kontur Kota Bandung yang memiliki nuansa pegunungan seperti Dago dan Lembang, kawasan aliran sungai seperti Cikapundung dan Cikapayang, dan nuansa Bandung sebagai kota metropolitan yang penuh sejarah seperti tempat Konferensi Asia Afrika (KAA) dan Kawasan Kota Tua Braga. Berdasarkan konsep tersebut, Rancangan revitalisasi taman ini menjadi  tiga zona yaitu, zona pegunungan, zona perkotaan, dan zona air.

Revitalisasi taman ini memiliki visi untuk menjadi fasilitas pendidikan dini, khususnya anak-anak, mengenai tata tertib berlalu lintas, baik secara experimental learning maupun teori. 

Selain itu, fasilitas taman ini lebih lengkap dengan adanya
rekreasi keluarga dan ruang terbuka hijau sebagai paru-paru di tengah kota Bandung. Pengunjung nantinya akan dapat memperoleh pengalaman, pembelajaran, serta teori berkendara di daerah perkotaan dan pegunungan.

Tak hanya itu, Toyota juga menambah fasilitas bagi taman ini seperti jogging track, taman bermain anak, dan area piknik keluarga. Di samping itu, juga dilakukan revitalisasi fasilitas infrastuktur taman, antara lain mencakup pembenahan infrastuktur jalan, shuttle bus, mushola, dan sarana kuliner atau restoran.


"Diharapkan, dengan selesaikan revitalisasi ini, keberadaan Taman Lalu Lintas Bandung lebih memberikan manfaat yang tidak hanya sebagai area rekreasi namun juga sekaligus edukasi yang mampu memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya,” kata Henry Tanoto, Vice President Toyota-Astra Motor, dalam kesempatan yang sama.


Share on Google Plus

About Adiyasa Prahenda

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen