Mercedes AMG Project One, Hidupkan DNA Dari CLK GTR

Mercedes Benz



Otojatim (Frankfurt)- CLK GTR merupakan satu-satunya hypercar yang pernah diproduksi Mercedes selama kurun waktu 2 tahun saja yakni 1998 sampai 1999. Mobil ini dibangun untuk ikut serta dalam kejuaraan balap FIA GT (sekarang Blancpain GT) dan hanya diproduksi sebanyak 35 unit saja. Salah satu unitnya sekarang ada di garasi milik Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei yang merupakan kolektor mobil seperti Mclaren F1, Ferrari F50 dan Porsche Dauer.  Berbasis dari sedan CLK yang dikembangkan secara ekstrim oleh AMG. Mesinnya saja sudah menggunakan V12 bertenaga 604 dk dengan kapasitas 6900 cc sedangkan untuk torsinya adalah 775 nm. Kecepatan puncaknya adalah 344 km/jam dan akselerasi 0-100 km/jam adalah 3,8 detikan. Saat masih diproduksi, buku rekor Guinness mencatat harga dari mobil ini yakni $1,547,620 sebagai mobil produksi termahal yang pernah dibuat.

Sudah hampir 20 tahun lamanya Mercedes tidak membuat hypercar sejak CLK GTR diproduksi terakhir pada 1999. Nah, pada pagelaran Frankfurt Motorshow 2017 di bulan September ini, pabrikan asal Jerman itu memperkenalkan penerus CLK GTR dengan kata sandi Project One. Meski belum diketahui kapan akan diproduksi dan seperti apa nama aslinya, Mercedes telah memadukan teknologi balap ketahanan dan balap F1 di hypercar ini.

“Balap bukanlah akhir dari jalan kami. Demi menghadapi kompetisi intens, kami mengembangkan teknologi untuk dapat diadopsi model produksi,” jelas Dr Dieter Zetsche, Chairman Daimler AG. “Kami memanfaatkan kesuksesan merebut tiga gelar konstruktor untuk membawa teknologi F1 ke jalan raya.” Secara teknis, mobil ini memadukan desain dari mobil balap ketahanan yang diproduksi bersama oleh Sauber bernama C9 dengan elemen dari CLK GTR. Meskipun begitu, beberapa aspek seperti lampu depan dan bemper depan nampak mirip dengan Mclaren F1 yang membuatnya tampil begitu tajam  dan bersiap untuk menerkam lawannya di sirkuit. Bagian samping sendiri memang kalau dilihat mirip dengan desain dari  Pagani Zonda dengan lekukan seksi merendah plus bagian belakang yang nampak hampir seperti gabungan desain dari Lamborghini Aventador dan Koenigsegg Regera. Bagian belakang ini dilengkapi piranti aerodinamika seperti sayap belakang dan diffuser untuk menambah downforce. Bentuk lubang udara, desain knalpot dan sirip hitam vertikan nampak mirip dengan mobil F1 Mercedes plus bagian sayap nampak corak warna hijau milik sponsor utama Mercedes F1 yakni Petronas.
Mercedes Benz

Pada sektor dapurpacu, mobil ini dilengkapi oleh mesin F1 V6 hibrida dengan kapasitas 1600 cc yang mampu menghasilkan daya 1000 dk. Sebagai daya untuk menyalurkan listriknya menggunakan Mclaren MGU-H 90 k dan MGU-K 120 kW plus motor listrik di poros depan dan untuk transmisinya menggunakan 8 percepatan sekuensial semi otomatis yang dikembangkan dari balap ketahanan Blancpain GT via AMG GT3. Akselerasinya sendiri dari 0-100 km/jam masih misterius  dan diklaim untuk  0-200 km/jam bisa mencapai 6 detikan. Adapun top speednya adalah 350 km/jam.

Project One dilengkapi dengan EQ Power yang merupakan sistem hibrida tercanggih milik Mercedes. Mobil ini mempunyai dua mode yakni mode listrik yang membuat mobil ini bergerak sejauh 25 km
via motor listrik dan mode dinamis sebagai mode utama dari Project One. EQ Power dikembangkan oleh insinyur AMG yang berkecimpung di F1 plus membuat SLS Electric, versi hybrid dari SLS dengan motor listrik. “Mercedes-AMG Project ONE mengombinasikan filosofi desain kami akan Sensual Purity dengan performa mobil Formula 1,” jelas Gorden Wagener, Chief Design Officer Daimler AG.

Bagian interiornya sendiri sangat bergaya balap meski mempunyai elemen seperti pendahulunya yakni CLK GTR. Jok bucket memiliki sandaran bisa diatur untuk menyesuaikan gaya balap sang pebalap ketika melaju di lintasan. Tidak hanya jok saja, desain pedal dan setir juga bisa diatur demi mencetak laptime terbaik di sirkuit. Sebagai pemisah antara pengemudi dengan penumpang terdapat terowongan tengah dan pada bagian setir sendiri sudah dilengkapi tombol-tombol instrumen seperti mobil AMG GT3. Untuk bahan balutan interiornya sendiri nampak memadukan Alcantara dengan kulit sehingga menciptakan suasana sporty sekaligus kemewahan khas Mercedes Benz.

Mobil yang memiliki rival seperti Mclaren P1, Ferrari La Ferrari, Aston Martin Valkyrie dan Porsche 918 ini rencananya akan diproduksi tahun depan dengan penyesuaian di beberapa bagian sekaligus
pemberian nama sebagai nama produksi bagi Project One.
Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen