Mengenal lebih dekat BMW V12 LMR, Mobil Hasil Kerjasama BMW Dengan Williams F1

Ultimate Carpage


Otojatim (Munchen)- Tentu kita masih ingat tentang Williams, tim balap yang saat ini menggunakan mesin Mercedes di musim balap 2017 ini sempat menggunakan mesin BMW di musim 2000-2005 dengan membawa beberapa kemenangan oleh pebalap Juan Pablo Montoya hingga pada 2002- 2003 tim Williams berhasil duduk di posisi kedua konstruktor.

Tapi, kerjasama antara Williams dengan BMW ini terjadi akibat pabrikan mobil asal Jerman itu ingin turun di  balap ketahanan Le Mans 24 Jam pada 1998. Sebelumnya, BMW turun atas nama Mclaren di ajang Le Mans dengan menggunakan supercar Mclaren F1 GTR tapi pabrikan berlambang baling-baling ini ingin memenangi gelaran itu di kelas berbeda.  Maka dari itu, di tahun 1997 mereka bekerjasama dengan tim balap F1 Williams untuk membangun LMR yang merupakan senjata utama demi meraih gelar juara Le Mans. Menggunakan sasis dan teknologi aerodinamika dari Williams dengan mesin V12 berkode S70 dari F1 GTR, mereka akhirnya turun balap di musim 1998 dengan mobil balap bernama V12 LM.

Perjuangan tim BMW memang hanya sebentar di Le Mans 1998, hal ini dikarenakan adanya pada masalah transmisi dan aerodinamika di dua mobil yang digunakan. Hingga pada akhirnya
BMW gugur di Le Mans saat itu. Tapi pada musim 1999, mereka kembali untuk meraih hasil bagus dengan V12 LMR yang merupakan versi baru dari V12 LM. Adapun ubahan pada V12 LMR ini adalah bagian pendinginan mesin  dan aerodinamika. Memulai balapan dengan menang di Sebring 12 Jam, BMW turun dengan V12 LMR bernomor start 001 dan 002. Sayangnya, mobil bernomor 001 mengalami kecelakaan sedangkan mobil 002 berhasil jadi juara. V12 LMR saat itu mengikuti juga ajang American Le Mans (Saat ini Weathertech Sportcar) dan mampu finish di urutan kedua kejuaraan tim dengan 147 poin.

Puncaknya terjadi pada 1999 saat berlaga di Le Mans. Dengan mengandalkan trio Yannick Dalmas, Pierluigi Martini dan Joachim Winkelhock maka tim BMW berhasil memenangkan lomba sekaligus mengandaskan rival-rival terdekatnya seperti Audi R8R dan Toyota GT One. Meski pada musim selanjutnya V12 LMR hanya mampu berlaga di American Le Mans tapi prestasinya tidak muluk-muluk. Tim BMW Motorsport berhasil duduk di posisi kedua dengan 219 poin dengan 2 kali kemenangan di Charlotte, Amerika Serikat dan Silverstone, Inggris. Karena memutuskan untuk fokus ke F1, maka BMW menghentikan aksi dari V12 LMR dan memutuskan untuk memuseumkan mobil ini di Munchen, Jerman tepatnya di BMW Museum. Lalu bagaimana dengan mobil V12 LM? Mobil ini dimodifikasi dan dimiliki oleh tim balap Goh dari Jepang untuk berlaga di Le Mans tahun  1999
dan meraih hasil lumayan memuaskan dengan finish kelima keseluruhan.
Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen