Gerry Salim dan Tim AHRT Kunci Gelar Juara ARRC 2017 Kelas AP250


14 anak muda Indonesia yang tergabung dalam TIM AHRT ARRC 2017 - AP250 dan SS600, memalui perjuangan keras mereka berusaha untuk mengharumkan nama bangsa di kancah motor sport dunia



Otojatim.com, (Chennai-India)  – Tim Astra Honda Racing Team, akhirnya mengunci gelar juara pada Asia Road Racing Championship (ARRC) 2017 pada kelas Asian Production 250 (AP250) yang berlangsung Madras Moto Race Track, Chenai, India, Minggu (24/9).

Dengan raihan total 216 poin, artinya AHRT memiliki selisih 68 poin dengan tim terdekat rasanya mustahil untuk dikejar oleh tim balap lain di sisa seri balap ARRC berikutnya yang akan di gelar di Chang International Circuit, Thailand (2-3/12). Melihat selisih poin yang terpaut jauh, meski belum secara resmi diumumkan AHRT sudah menjadi juara di ARRC pada AP250.

Tim AHRT yang terdiri dari 17 anak muda Indonesia yang bertarung di kelas AP250, memiliki peran sebagai manager, pembalap, mekanik, engineer dan support yang luar biasa sehingga mencapai puncak menjuarai ARRC 2017, meski musim balap tahun ini belum usai.

“Hasil balapan yang baik tidak lepas dari peran serta tim balap yang kuat dan saling bekerjasama erat menciptakan performa balapan yang terbaik. Masing-masing anggota tim Astra Honda Racing Team berhasil memainkan perannya dengan baik dari segala sisi, baik kesiapan motor Honda CBR250RR, pebalap, maupun strategi balap di setiap tantangan sirkuit sepanjang musim balap ARRC," ujar General Manager Planning and Analysis AHM, A. Indraputra lewat siaran persnya.   

Perjuangan keras dilalui oleh para The young gun Indonesia, seperti Gerry Salim yang sempat terjatuh di sesi kualifikasi seri ketiga ARRC (23/9), sehingga dirinya harus menyelasaikan balapan dengan tertinggal 3 lap dari para rivalnya.

Memasuki race kedua yang berlangsung Minggu (24/9), hujan yang mengguyur lintasan balapan sesaat sebelum race dimulai, sehingga balapan harus dipangkas menjadi 10 lap, dari 12 lap.

Meski di awal balapan Gerry sempat terseok-seok di posisi 7, namun berkat perjuangan kerasnya, akhirnya Gerry finish di urutan ke 5 dengan catatan waktu 1.56.896.

“Pada balap kedua di awal balapan saya mencoba untuk beradaptasi dengan ban dan lintasan yang basah. Hingga melalui beberapa lap saya mulai percaya diri dan berusaha untuk terus memperbaiki posisi. Akhirnya saya pun harus puas dengan finish di posisi ke 5, bagaimana pun saya tetap meraih poin pada seri ini. Mohon dukungannya, sehingga saya dapat maksimal pada seri terakhir.” ujar Gerry.   

Aksi Gerry Salim #31 di ARRC yang berlangsung di Chenai India, salah satu pembalap muda masa depan Indonesia 



Sementara pembalap AHRT lainnya, Rheza Danica yang juga turun di kelas AP 250 pada sesi kualifikasi berhasil mencatatkan waktu terbaiknya 1.49.804, sehingga harus memulai balapan dari posisi keenam.

Pada balap kedua (24/9), Rheza pun harus menyesuaikan diri dengan lintasan yang basah. Pebalap muda ini harus mencicipi posisi ke-9 pada lap-lap awal. Namun dirinya terus memperbaiki posisi hingga dapat finish di urutan 7.

“Perjuangan pebalap binaan AHM belum usai. Hasil dari ARRC seri India ini menjadi bekal penyemangat kami pada seri akhir di Buriram pada Desember mendatang. Dengan semangat Satu hati kami yakin akan menutup balapan ARRC ini dengan  hasil maksimal,” tutup Indraputra.

Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen