Awas, Surabaya Bidik Pelanggar Lalu Lintas dengan CCTV. Surat Tilang Dikirim ke Alamat STNK

e-tilang cctv surabaya
Para pengendara yang melintas Kota Surabaya mulai September 2017 sudah tidak bisa lagi bersikap cuek dengan rambu rambu lalu lintas meski tanpa adanya polisi di tempat.

Surabaya, Otojatim.com – Kepolisian Polrestabes Surabaya bekerjasama dengan Samsat Kota Surabaya, mulai memberlakukan denda e-tilang melalui pengawasan CCTV yang dipasang di hampir semua ruas jalan protokol Kota Surabaya.

Objek yang terkena denda akibat pelanggaran tilang yang terekam CCTV ini, bersifat melekat pada pemilik kendaraan. Meski kendaraan tersebut digunakan atau bahkan sudah dijual ke pihak lain, maka yang terkena denda adalah pemilik kendaraan yang tertera dalam STNK.


Hal ini diungkapkan oleh Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Ade Wira Siregar, ketika ditemui Otojatim di sela-sela peluncuran e-samsat di Kantor Badan Pendapatan Daerah Jawa Timur, Rabu (6/9).

"Denda e-tilang ini diterapkan untuk mendidik masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Karena kepatuhan berlalu lintas itu adalah suatu keharusan,” kata Ade.

Sanksi tilang elektronik ini tidak hanya berlaku untuk nopol plat L Kota Surabaya saja, melainkan juga mereka yang memasuki kota Surabaya dari daerah manapun berasal.

“Jika ada kendaraan luar kota yang tertangkap kamera dan melakukan pelanggaran lalu lintas, otomatis, alamat si pemilik kendaraan tersebut akan mendapat surat tilang atas pelanggaran yang dilakukan di Kota Surabaya,” jelas Ade Wira.

Langkah ini diambil, agar siapapun yang berkendara di Kota Surabaya dapat mematuhi aturan berlalu lintas yang baik.

Baca juga:
Sejak dilakukan sosialisasi tilang via CCTV, yang sudah dimulai sejak 1 September 2017, jumlah kendaraan pelanggar lalu lintas menurut drastis.

“Dari total 250 angka pelanggar lalu lintas setiap harinya, kini hanya 80 pelanggar saja per hari,” ungkap Ade Wira.

Ade Wira berharap, dengan diterapkannya tilang elektronik ini dapat mengedukasi masyarakat Kota Surabaya juga warga daerah lain yang sedang menggunakan kendaraan bermotor dan melintas di wilayah Kota Surabaya, agar tertib berlalu lintas. Karena tertib berlalu lintas sudah menjadi kebutuhan masyarakat pengguna kendaraan bermotor.
Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen