Nissan GTR SB Motorsport, Bermesin V8 Chevrolet Bertenaga Gahar

Nissan GTR SB Motorsport
Nissan GTR SB Motorsport

Otojatim (Goodwood)- Mengapresiasi penggemar balap modern, Goodwood Festival Of Speed 2017 memberikan tempat bagi para drifter untuk melakukan aksi ngepot di sirkuit sepanjang 1,86 km. Tentu saja, ajang motorsport terkenal dari Inggris ini tidak sembarangan memilih pelaku-pelaku drift ini karena yang dicari adalah yang punya nama di bidangnya.

Salah satunya adalah Steve Biagnoni dari SB Motorsport, Italia. Pendiri rumah modifikasi ini membuat sekaligus membalap sang mahakarya dari bengkelnya yakni Nissan GTR berlivery Monster Energy.

"Kami membangun mobil ini 2 1/2 bulan dengan 2 1/2 kru saja" ungkap Baggsy, panggilan Biagioni melalui Speedhunters.

Nah, apakah yang menjadi highlight dari mobil ini? Adalah mesinnya yang tidak menggunakan mesin standar lagi. Mesin V6 twin turbo berkode VR38DETT  di copot dari mobil berjuluk "Godzilla" itu dan dipasang mesin V8 dari Chevrolet berkode LSX 454. Mesin itu distok dari rumah modifikasi Partsworld Peformance, Inggris dan langsung dipasangi berbagai piranti balap agar bisa ngepot dengan maksimal.
Untuk turbo menggunakan Honeywell Garrett GTX4718R dengan exhaust housing 1.25A/R sedangkan manifoldnya dibuat sendiri oleh bengkel SB Motorsport. Ukuran downpipe berukuran 5 inchi supaya bisa menghasilkan kobaran api di bagian knalpot. Sedangkan untuk wastegate dipakai Turbosmart berukuran 44 inchi.

Adapun intercooler menggunakan Forge Motorsport dengan piping dari Vibrant dan drive-by-wire throttle body plus clamp holding digunakan merek Vanjen. Intake Manifold menggunakan ARP dan jika kesemuanya bersatu dengan mesin LSX ini akan menghasilkan tenaga sebesar 1200 dk.

 Bagian bahan bakar sudah mengaplikasi injektor 1500 cc dari ASNU sedangkan untuk bensinnya menggunakan Sunoco. Adapun fuel cell menggunakan Radium Enginerring dan pompa bensin Walbro dengan fuel pressure regulator dari Radium. Pada sektor transmisi menggunakan  differensial dari IRS dipadu transmisi sekuensial dari Quaife.

Pada kopling menggunakan ukuran 7,25 inchi triple disc dari Competition Clutch. Untuk engine management systemnya menggunakan AEM. Adapun distribusi tenaga bisa diatur via power distribution dari HP Electronik Powerbox lewat tombol di bagian interior.

Untuk menunjang aksi driftnya, Biagioni sudah memasang suspensi khusus drift dari Voodoo yang bisa disetting sesuai kebutuhan. Adapun bagian velg menggunakan Rotiform LHR dengan ban dari Westlake. Paduan keduanya membuat mobil ini makin keren saat dipakai drift. Sedangkan pada interiornya sudah diterondol habis dengan dipasangnya rollcage 10 titik untuk piranti keselamatan. Bagian kursi menggunakan jok balap plus harness 6 titik dari Cobra dan pada bagian lain seperti stir menggunakan Sparco hingga In Car Information sudah dipasangkan AEM CD7 Display.

Supaya makin sip, mobil berkode bodi R35 ini menggunakan rem Willwood. Untuk ukurannya adalah 14 inchi dnegan kaliper 6 piston dari Superlite Six lalu pada bagian belakang menggunakan ukuran 12 inchi dengan kaliper 4 piston dari Dyna Pro.

Soal tampilan luar, bodikit Liberty Walk dipakai pada GTR ini.

"Awal mulanya saya memilih merek Rocket Bunny tapi kit milik Liberty Walk jauh lebih keren," kata Baggsy. Sebagai kata-kata terakhirnya  Saya senang memiliki mobil ini karena saya menginginkannya sejak dulu karena inilah supercar asal Jepang satu-satunya yang memikat hati saya".

Pada akhirnya, mobil ini tampil bersama di proyek Battle Drift milik Monster Energy bareng mobil Lamborghini Murcielago Drift milik Daigo Saito sebelum turun di Goodwood bareng Nissan Fairlady milik Chris Forsberg (Tim NOS) dan Ford Mustang milik Vaughn Grittin Junior (Tim Monster Energy Ford).
Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen