ISSOM 2017 Seri 3, Meski Bentrok Jadwal Tapi Tetap Sengit

Dok. Wibie Photography

Otojatim (Sentul)- Dibayang-bayangi cuaca buruk, Indonesia Sentul Series Of Motorsport (ISSOM) 2017 seri ke-3 berhasil digelar pada 23-24 Juli di Sentul, Bogor. Berbeda dengan ajang sebelumnya, seri ini mengalami pengurangan jumlah pebalap dikarenakan bentrok jadwal dengan ajang Gymkhana Asia di Semarang pada tanggal yang sama.

Dalam balapan ini, Honda melalui APM-nya Honda Prospect Motor menyerahkan 2 Honda Civic Turbo sebagai fast doctor dan clerk of the course menggantikan jasa CRZ yang sudah 2 tahun wara wiri di sirkuit sepanjang 4 km itu. “ Kehadiran Honda Civic Hatchback Sekaligus semakin menegaskan tradisi mobil Honda yang lekat dengan ajang balap serta komitmen untuk mendukung kemajuaan olahraga balap di Indonesia”. ungkap Jonfis Fandy, Marketing dan After Sales Service Director PT HPM saat peluncuran Civic Turbo Hatchback ini.

Pada balapan di kelas utama, Indonesian Touring Car dimenangkan oleh pebalap Toyota Team Indonesia (TTI) yakni Haridarma Manopo. Ia berhasil mencetak kemenangan ketiga atau hattrick
di kelas kejuaraan nasional ini. Toyota semakin lama semakin berkibar di kelas maut ini karena Yaris yang mereka kembangkan bersama divisi racing Toyota (TRD) makin sempurna sehingga bisa
mengasapi rivalnya, Honda Jazz sepanjang lomba. " Pada awalnya, saya mengalami start buruk sehingga lawan dengan mudah menyalip saya" ungkap Hari. Lawan yang dimaksud adalah Alvin Bahar dari tim Honda yang langsung menyalip Hari di awal balapan dengan start bagus. Hanya saja untuk Alvin memang sudah bukan waktunya lagi Jazz bisa dominan di ITCC seperti tahun lalu. " Part balap kami masih belum datang sehingga peforma mobil kami masih dibawah rata-rata mereka (Toyota)" ungkap pebalap tim Honda ini. " Kami bertekad menang di seri BSD nanti demi mempertahankan gelar juara". Ungkapnya. Meski pada awal hingga pertengahan lomba, Alvin memimpin tapi dukungan peforma Yaris yang bagus membuat Hari menyalip Alvin ketika memasuki paruh akhir lomba sampai mantan pegokart ini meraih kemenangan beruntun untuk ketigakalinya pada musim 2017

Dengan buruknya peforma tim Honda, Tim TTI bisa meraih kemenangan selama 3 kali beruntun dan ini merupakan pencapaian fantastis setelah sekian lama pensiun dari kancah balap nasional. " Kami bisa sangat konsisten karena kemenangan ketiga ini dan kami tetap harus waspada kalau Honda bisa saja menyerang di seri selanjutnya" ungkap Hari.

Tim TTI tidak menjamin akan meraih kemenangan berikutnya yang akan bergulir di tempat yang baru yaitu BSD City pada 19-20 Agustus mendatang dalam gelaran BSD City Grand Prix. Sementara bagi GT Radial selaku sponsor utama tim TTI "Pada beberapa event balap terakhir ini ban kita cukup baik berkat hasil riset dan pengembangan. Haridarma sendiri mengaku puas dengan ban Champiro SX2. Bahkan start dari posisi ke-4, Haridarma bisa finish di posisi pertama," kata Steni Mulyadi, General Manager Marketing PT Gajah Tunggal Tbk. GT Radial merasa bangga pula karena peslalom andalan mereka yakni Anjasara Wahyu menjadi pemenang di Gymkhana Asia kategori individual pada 22 Juli 2017 dan juga mengantarkan tim Indonesia menjadi juara di kategori tim berkat duet Valentino Ratulangi dan Adrianza Yunial.



Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen