Formula E Kanada, Di Grassi Juara Dunia Musim 2016/2017

FIA Formula E


Otojatim (Montreal)- Panas, itulah yang terjadi pada gelaran Formula E musim 2016/2017. Kita disuguhi persaingan antar pebalap sepanjang musim balapan mobil listrik ini sampai-sampai balapan ini bisa mengalahkan pamor dari Formula 1 sendiri. Ada dua nama yang menjadi highlight musim ini yakni Sebastian Buemi (Dams) dan Lucas Di Grassi (Audi Abt) bersaing untuk menjadi juara dunia. Klimakspun terjadi di Montreal, Kanada sebagai seri akhir dimana hanya ada satu nama saja sebagai juara dunia mobil listrik.

Pada balapan pertama di hari Sabtu (29/7), menjadi panas ketika Buemi diketahui memiliki keringanan pada mobilnya sehingga pebalap Perancis ini didiskualifikasi. Tester Red Bull Racing F1 ini diketahui melanggar pasal pasal 5.1 dari regulasi teknis Formula e, yang berbunyi "berat total mobil termasuk pembalap tidak boleh kurang dari 880 kg setiap saat selama ajang berlangsung." Ternyata, mobil yang dipakai oleh Buemi ini terlalu ringan saat dibangun melalui komponen baru. Hal ini dikarenakan dirinya sempat mengalami kecelakaan di sesi latihan sehingga Buemi gagal masuk kualifikasi dan harus start dari urutan terbelakang. Iapun marah-marah setelah mengetahui kejadian ini sehingga peluang untuk menjadi juara dunia hilang begitu saja.

Sebagai pemenangnya adalah Di Grassi yang lepas dari kejaran Jean Eric Vergne (Techeetah) dengan gap 0,350 detik. Adapun Stephane Sarazin yang menjadi rekan setimnya Vergne berhasil duduk di podium ketiga dan pada tempat keempat adalah Daniel Abt, pemilik tim Abt sekaligus rekan setim Di Grassi. Beberapa pebalap yakni Nick Heidfeld (Mahindra), Jose Maria Lopez (Virgin), dan  Felix Rosenqvist (Dragon) harus mencium pagar pembatas dan ketiganya langsung gugur dari balapan pertama ini.

Di Grassipun langsung gembira saat balapan kedua. Meskipun finish ketujuh dalam balapan kedua pada hari Minggu (30/7), tapi pebalap Brasil ini menjadi juara dunia musim 2016/2017. Sebagai pemenangnya di balapan kedua ini adalah Vergne yang berhasil mengalahkan  Felix Rosenqvist dengan gap 0,896 detik. Sementara posisi ketiga dihuni Jose Maria Lopez dan rekan setimnya dari Virgin, Sam Bird duduk di posisi keempat. Sementara, Buemi finish ke-11 setelah dirinya mengalami kerusakan bodi belakang karena menabrak Sarazin dan Abt di awal balapan.

 Buemipun kecewa karena gagal memenangkan balapan terakhir ini. " Saya tidak menyesali kesalahan saya sepanjang balapan ini. Memang diskualifikasi itu menyakitkan di balapan pertama kemarin (29/7) tapi saya menerima hasil kedua balapan ini dengan lapang dada" ungkap pebalap Swiss ini via Motorsport.com. " Saya menyesal sekali karena saya sempat tidak balapan di seri Amerika lalu tapi saya anggap itu sebuah pelajaran yang tak akan saya lupakan untuk musim berikutnya. Saya sendiri juga berterima kasih karena tim saya menyuguhkan peforma maksimal sepanjang musim saya dengan 12 kali kemenangan yang telah dibuat". Dia meyakini kalau pada musim 2017/2018 akan balas dendam dan akan melupakan pengalaman buruk yang menimpanya di akhir musim ini.

Share on Google Plus

About Adinata Pramadya

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen