Gerry Salim Sukses Kibarkan Sang Merah Putih di Ajang AP250 ARRC Seri Suzuka

(Tengah) Pebalap AHRT, Gerry Salim, bersama Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengangkat piagam kemenangan sebagai pebalap dan tim yang menjuarai balap kedua ARRC 2017 di sirkuit Suzuka, Jepang. Pada seri ini, Gerry mendominasi pada dua balapan yang berlangsung dan mengibarkan bendera Merah Putih sebanyak dua kali.

Suzuka, Jepang. Otojatim.com – Gerry Salim, Pembalap muda Indonesia besutan Astra Honda Racing Team (AHRT) kembali menggenggam gelar double winner seiring keberhasilannya meraih podium tertinggi pada dua balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production 250 (AP250) seri ketiga di sirkuit Suzuka, Jepang (3-4/6). 

Performa balap Arek Suroboyo yang bertarung di kelas AP250 ARRC tahun ini kembali terbukti tak terkalahkan. Setelah debut double winner pada seri pertama di Johor, Malaysia dan persembahan podium tertinggi di Buriram, Thailand, kini Gerry kembali melibas semua lawannya dengan pertarungan sengit dan mendominasi podium tertinggi di sirkuit Suzuka, Jepang.

Pada sesi kualifikasi seri ketiga ARRC (3/6), Gerry berhasil mengamankan pole position dengan catatan waktu 2'28.779. Posisi ini menjadi modal utama Gerry bersama All New Honda CBR250RR yang ditungganginya saat melesat balapan di sirkuit Suzuka yang terkenal menguras teknik balap dan konsentrasi.

Meski pada kedua balapan seri ketiga ini, Gerry terus mendapatkan tekanan dari pebalap tuan rumah, Takehiro Yamamoto dan Tomoyoshi Koyama, dengan saling salip di tikungan dan trek lurus. Pada balapan pertama (3/6), Gerry berhasil menuntaskan balapan hanya selisih waktu tipis 0,069 detik dengan pebalap Yamamoto yang menempel ketat di belakangnya. Gerry menorehkan total catatan waktu 20'01.909.

Konsistensi performa Gerry kembali ditunjukkan pada balapan kedua (4/6). Balapan di kelas AP250 ini kembali berlangsung ketat. Gerry berhasil mengasapi pebalap tuan rumah dengan memimpin jalannya balapan sepanjang 8 putaran hingga finish. Catatan waktu Gerry juga semakin baik yaitu 19’58.335 menit.

"Saya senang bisa kembali cetak double winner di seri ketiga ARRC 2017. Persaingan balap di sirkuit ini sangat sengit, terutama dari pebalap tuan rumah. Pada balapan kedua, saya pun sempat terkendala di ban dan sangat kesulitan di beberapa tikungan terakhir. All New Honda CBR250RR sangat support karena mudah dikontrol dan mampu dibawa melesat jadi nomor satu di lintasan. Terima kasih kepada tim dan AHM juga dukungan dari masyarakat Tanah Air dan mohon sekali lagi dukung saya di Sentul, Agustus nanti," ujar Gerry.                              

Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya mengatakan double winner Gerry Salim merupakan prestasi membanggakan bagi Indonesia. Gerry juga mampu membuktikan motor produksi anak bangsa All New Honda CBR250RR mampu mengantarkan putra terbaik Tanah Air untuk menjuarai kelas bergengsi di ARRC secara konsisten.

"Gerry kembali mencetak sejarah membanggakan untuk kita semua. Tapi perjuangan ini belum berakhir. Kami berkomitmen untuk terus mengantarkan para pebalap Tanah Air mencetak kebanggaan-kebanggaan berikutnya untuk bangsa hingga MotoGP melalui pembinaan balap berjenjang yang telah kami lakukan secara konsisten," ujar Thomas yang turut menyaksikan pebalap binaannya bertarung di sirkuit Suzuka, Jepang.

AHRT menurunkan 2 pebalap muda bertalenta lainnya di kelas AP250 selain Gerry Salim yakni Rheza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya. Kedua pebalap ini juga menunjukkan kegigihan balap yang kuat di lintasan balap.

Asia Talent Cup


Bersamaan dengan ajang balap ARRC, di sirkuit Suzuka, Jepang, kali ini juga digelar balapan bergengsi lainnya, yaitu Asia Talent Cup (ATC). Sebanyak 3 pebalap binaan AHM, yaitu Irfan Ardiansyah, Erfin Firmansyah, dan Lucky Hendriansyah, diturunkan untuk bertarung dan mempertajam skill balapnya bersama pebalap Asia lainnnya di bawah bimbingan Dorna, penyelenggara MotoGP.

Pada latihan bebas yang digelar sebelum balapan (2/6), ketiga pebalap ini mencoba merasakan tantangan yang dihadirkan di lintasan sirkuit Suzuka. Namun sayang, pebalap Irfan Ardiansyah mengalami insiden serius dan tidak dapat melanjutkan balapan karena harus mendapat penanganan dokter pada cidera kaki kirinya di Kaesei Hospital, Suzuka, Jepang.

Sementara itu pebalap Tanah Air lainnya, Erfin Firmansyah dan Lucky Hendriansyah masing-masing start balapan dari posisi 12 dan 15.  Kedua pebalap ini berjuang keras menaklukkan lintasan sirkuit Suzuka yang menantang. Pada balapan pertama (3/6), Erfin dan Lucky mengakhiri balapan pada posisi ke 10 dan 14. Pada balapan kedua (4/6), keduanya terus memperbaiki posisinya dengan terus merangkak naik dan berhasil masuk di 10 besar balapan ATC. Erfin finish pada posisi 9 diikuti Lucky pada posisi 10.

Ajang ATC masih akan berlangsung 3 seri dengan 2 balapan di setiap serinya, yaitu digelar di Malaysia(28-30/7), Jepang (13-15/10) dan ditutup di Malaysia (27-29/10).
Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen