WTCC Hungaria, Monteiro dan Bennani kuasai Hungaroring

WTCC Hungaria. Foto:Istimewa/Naskah:Berto

Budapest, Otojatim.com - Sirkuit Hungaroring di Hungaria merupakan salah satu sirkuit yang memiliki karakteristik mirip sirkuit jalanan Monako. Hal ini disebabkan dimensi sirkuit yang lumayan sempit sehingga aksi salip menyalip hanya bisa dilakukan di lintasan lurus utama saja.


Sirkuit ini pada 14 Mei 2017 menjadi tempat pertempuran pebalap mobil turing dunia dalam WTCC Hungaria. Adapun dalam balapan pertama, tim Honda dengan pebalap Tiago Monteiro berhasil menjadi kampiun setelah menahan pebalap Tom Chilton dari Sebastian Loeb Citroen dengan gap 0,768 detik.

Adapun kecelakan terjadi pada awal lomba yang melibatkan Chilton, Thed Bjork (Volvo) dan jagoan tuan rumah Norbert Michelisz (Honda).

"Saya ditabrak oleh Chilton hingga merusak steering arm saya dan menyebabkan mobil saya juga menubruk Michelisz," kata Bjork via touringcartimes. " Saya masih dalam posisi nyaman dan saya tidak bisa menghindar dari kejadian tidak mengenakkan seperti itu," ungkap pebalap asal Swedia ini.

Sementara bagi Michelisz, kejadian ini merupakan kekecewaan bagi pendukungnya yang berjumlah 35.000 orang saat menghadiri balapan di Hungaroring ini "Saya mengucapkan minta maaf kepada pendukung akibat kejadian ini. Saya sendiri saat itu bertempur untuk podium ketiga lalu tiba-tiba mobil saya dihantam oleh pebalap lain dan membuat saya tidak bisa melanjutkan lomba". Adapun yang duduk di podium ketiga dalam race pertama ini adalah Robert Huff dari Munnich Citroen.

Di race kedua, pembesut Citroen berhasil memenangkan lomba. Adalah pebalap Sebastian Loeb Citroen, Mehdi Bennani menjadi jawara di balapan berdurasi 17 putaran ini. Adapun tantangan yang harus dihadapi pebalap Maroko ini adalah serangan dari Nicky Catsburg (Volvo) yang menguntuit Bennani di paruh akhir lomba.

Tiba-tiba saja Catsburg melebarkan jarak hingga menjadi 0,654 detik dan berakhir duduk di posisi kedua. Tom Chilton yang tadinya duduk di podium kedua saat race pertama harus turun peringkat menjadi podium ketiga di race kedua ini.

"Sirkuit ini memanglah sulit untuk melakukan aksi menyalip. Kunci awal untuk menjadi penguasa di Hungaroring adalah saat start dimana saya sejatinya harus beraksi cepat untuk menyalip lawan. Sayangnya semuanya itu terkendala dengan settingan mobil ketika memasuki fase lomba hingga akhirnya tidak bisa meraih kemenangan yang saya idam-idamkan" ungkap pebalap Inggris ini.

Pada klasemen sementara, Tiago Monteiro masih memimpin dengan 123 poin diikuti Nicky Catsburg dengan 85 poin dan Tom Chilton berada di belakangnya dengan 81 poin. Balapan selanjutnya akan bergulir di sirkuit terpanjang dan tersulit di dunia yakni Nurburgring Nordschleife pada 27 Mei 2017.
Share on Google Plus

About Handi Cahyono

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen