BSD Grand Prix, Langkah Menuju Formula E Siap Hadir pada Agustus

sirkuit BSD
Pertarungan balap segera diboyog ke BSD. Foto:Wibie/Naskah:Berto

Serpong, Otojatim.com - Gelaran balap mobil Indonesian Series Of Motorsport memasuki babak baru dengan menggelar balap di sirkuit jalanan BSD City bertajuk BSD City Grand Prix pada 18-20 Agustus 2017.

Ini bukan hal yang mengejutkan karena 9 tahun lalu pernah dilakukan hal serupa tapi di Karawaci yang sama-sama merupakan satu bagian dari kabupaten Tangerang.

"Event BSD Grand Prix ini dimulai dari bicara santai dengan mas Zaki di sirkuit Sentul. Banyak kepala daerah ingin gelar balapan di jalan raya, tapi baru event ini yang terealisasi," ungkap Ananda Mikola selaku ketua panita BSD GP ketika berdiskusi dengan  Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar. Dirinya merasa senang ketika diizinkan membangun sirkuit jalanan di BSD City.

Menggunakan sirkuit jalanan dengan panjang 3 km, balapan ini siap menyedot puluhan ribu penonton dan kemungkinan akan menggunakan standarisasi FIA dalam pembuatannya dimana pagar pembatas akan dipasangkan plus lebar sirkuit harus sesuai seperti gelaran World Touring Car maupun Formula E. Formula E?

Gelaran yang disebut terakhir kemungkinan akan digelar jika pihak BSD City sanggup melakukan pembenahan lintasan setelah ajang ini. "Dalam sirkuit jalanan itu lebarnya 9,25 meter sampai 10,5 meter. Sirkuit dilengkapi dengan 12 buah tikungan," ujar Ananda.
Soal pembuatan lintasan akan dibangun selama bulan puasa alias bulan Juni dan berakhir pada akhir Juli. Ada alasan pula kenapa diberikan chicane pada lintasan di BSD ini "Soalnya kalau langsung trek lurus dari tikungan 12 ke tikungan pertama bisa mencapai 1 km dan itu panjang banget, terlalu berbahaya saat pengereman" ungkap Ananda. Sirkuit ini memiliki 12 tikungan dan jalanan yang akan menjadi lintasan balap siap dilebarkan menjadi 9-10 meter.

Pihak Sinarmas Land bangga atas digelarnya BSD City Grand Prix karena sebelumnya pada 23 April silam juga dihelat Ferrari Festival Of Speed dan hasilnya sangat memuaskan bagi mereka.

"Kami sangat bangga karena BSD City menjadi tuan rumah ajang Kejurnas balap mobil tahun 2017 ini," kata Panji Himawan selaku Head of Corporate Communication Sinar Mas Land. "BSD City akan memberikan fasilitas dan infrastruktur pendukung terbaik pada ajang balap mobil ini sesuai dengan standardisasi yang dibutuhkan sebuah sirkuit pada umumnya dan dibangun dengan standar keselamatan yang tinggi," tambahnya.

Soal Formula E, Ananda berujar "Misalnya kami gelar Formula E, balap mobil listrik yang memang selalu digelar di jalan raya dan balapan ini sangat ramah lingkungan sesuai dengan visi BSD City".

"Bisa dilihat kan dari perumahan dan bangunan-bangunan yang ramah lingkungan, maka balapan Formula E pun bisa jadi sangat cocok di gelar selanjutnya," sambung pria yang akrab dipanggil Nanda ini.

Sementara pihak Sinarmas tertarik jika BSD City siap menjadi calon penyelenggara balap mobil yang akan bertajuk Indonesian E Prix itu jika jadi. "Tinggal kami diskusikan dan selaku pengembang BSD City memang gemar dalam menggelar acara olahraga dan kami punya pengalaman menggelar olahraga otomotif dan jika ada kesempatan menggelar balapan Internasional, kami pun tidak akan melewatkannya," ungkap Panji.
Share on Google Plus

About Handi Cahyono

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen