Andi Gilang Butuh Keajaiban untuk Mengulang Suksesnya di Le Mans, Prancis

Andi Gilang
Andi Gilang beraksi saat CEV Moto3 World Championship 2017 seri Albacete.

Jakarta, Otojatim.com – Arena balap MotoGP adalah impian dari sekian banyak pembalap dunia untuk menunjukan kelasnya sebagai raja arena. Dari sekian banyak impian itu, salah satunya adalah pembalap muda berbakat Indonesia, Andi “Gilang” Farid Izdihar. 


Andi “Gilang” Farid Izdihar akan melakoni debut lanjutan seri kedua Moto3 CEV Junior World Championship di lintasan yang juga akan digunakan para pebalap MotoGP melakukan aksi-aksi hebatnya, yaitu Sirkuit Le Mans, Perancis akhir minggu ini (20-21/5).

Sirkuit Le Mans bukanlah lintasan yang mudah bagi pebalap. Sirkuit ini berkarakteristik stop and go. Banyaknya pengereman dan tuntutan akselerasi untuk cepat keluar dari tikungan membutuhkan setelan motor yang tepat dan sangat menguji konsentrasi serta fisik. Selain itu Andi Gilang juga harus mewaspadai faktor perubahan cuaca yang biasa terjadi di Le Mans.

Memang tidak mudah bagi Andi Gilang untuk menaklukan tantangan seri kedua CEV Moto3 Junior World Championship ini. Namun Andi Gilang telah memperlihatkan kemampuan balap yang tangguh saat mengawali musim balap CEV International Championship.

Pada seri pertama di Albacete, Spanyol, Andi Gilang satu-satunya pebalap Indonesia di kelas ini mengawali balap dengan start kurang memuaskan. Tapi Andi Gilang berhasil membayarnya dengan finish di posisi ke 5.

Perolehan 11 poin di Albacete menjadi modal kuat bagi Andi Gilang di klasemen sementara CEV Moto3 Junior World Championship.  Atmosfer dari MotoGP juga akan menjadi pengalaman berharga yang bisa dipelajari oleh Andi Gilang selama CEV Moto3 Junior World Championship berlangsung.

“Bagi saya, balapan ini istimewa. Saya bersemangat karena jadwal balapan berbarengan dengan kejuaraan dunia MotoGP. Saya juga senang akan balapan di sirkuit historis seperti Le Mans. Ini akan menjadi pengalaman yang positif. Seri ini juga akan penuh dengan tantangan, karena kami hanya punya dua sesi pada Jumat. Meski hanya ada sedikit waktu untuk beradaptasi dengan sirkuit, tapi saya akan berusaha untuk mencetak hasil terbaik akhir pekan ini,” ujar Andi Gilang.

GM Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor Agustinus Indraputra mengatakan komitmen AHM adalah membawa pebalap Indonesia mencetak sejarah baru dan menjadi kebanggaan bagi bangsa.

“Kami telah menemani dan mengetahui bagaimana perjuangan Andi Gilang untuk sampai pada tahap ini. Tidaklah mudah untuk bisa berada di panggung yang sama dengan para pebalap MotoGP dan atmosfer ini akan menjadi pengalaman bagus untuk Andi Gilang. Kami optimis hasil latihan Andi Gilang dapat memberikan yang terbaik pada seri kedua CEV Motor3 Junior World Championship dan menjadi kebanggaan bangsa,” ujar Indraputra.

CEV International Championship akan digelar sebanyak 8 seri untuk Moto3 Junior World Championship yang diikuti Andi Gilang dan 7 seri untuk Moto2 European Championship yang diikuti Dimas Ekky Pratama. Seri pertama telah digelar di Albacete (30/4), dilanjutkan Le Mans (20/5) khusus kelas Moto3, Barcelona (18/6), Valencia (9/7), Estoril (23/7), Jerez (17/9), Aragon (8/10) dan Valencia (19/11).
Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen