Renault Kwid Penantang Baru LCGC di Jawa Timur

Renault Kwid memiliki pasar menjanjikan untuk wilayah Jawa Timur

Surabaya, Otojatim.com – Renault Kwid resmi menjadi pilihan baru bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya yang menginginkan mobil Eropa dengan harga terjangkau. Meski dibanderol murah, Kwid ternyata memiliki fitur canggih di kelasnya.


Meski diapit pabrikan otomotif Jepang, ternyata kendaraan asal Eropa pada Februari 2017 mengalami pertumbuhan sebesar 12,66 persen, jika dibandingkan dengan Januari 2017, seperti Audi, Mercrdes-Benz, Mini Cooper, Peugeot, Renault dan VW.

Hal ini dapat dilihat dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ketujuh brand tersebut mencapai 496 unit pada Januari 2017. Sedangkan, pada Februari naik menjadi 628 unit.

Produk Eropa yang selama ini bermain dikelas premium, ternyata juga melirik pasar mobil dengan harga murah, seperti Renault yang baru saja meluncurkan Kwid, crossover yang harganya setara dengan mobil LCGC, ternyata mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Kota Surabaya. Terbukti, sejak pertama diluncurkan awal Maret 2017 di Plaza Marina Surabaya, sudah ada 31 unit yang dipesan.

“Dengan memanfaatkan ASEAN Free Trade Area (AFTA) antara pemerintah Indonesia dengan India, hal ini yang menjadikan harga Renault Kwid bisa ditekan segara dengan harga mobil LCGC,” ungkap Sanni Ariawan, Sales Head PT Indomobil Prima Niaga Cabang Surabaya di kantornya beberapa waktu lalu.

Lebih jauh Sanni menjelaskan,”Penjualan Renault pada awal tahun ini cukup mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan tahun lalu,” tambah Sanni.

Sedikit menguak teknologi yang diusung Kwid, yang menurut Sanni Ariawan sudah touch screen pada audionya dan dilengkapi GPS. “Namun lebih dari itu, sebenarnya yang diunggulkan dari Kwid adalah mesinnya yang 1.000 cc dan suspensinya, selain itu bagasinya yang cukup luas dibandingkan kempetitor lain,” kata Sanni.

Dari pantauan Otojatim, Renault Kwid meski sudah dilengkapi dengan airbag, namun hanya berfungsi untuk melindungi pengendara. Dan dari data spesifikasi yang tertera crossover ini sudah dilengkapi dengan piranti anti-lock braking system (ABS).

Untuk interior sendiri, Renault Kwid cukup sporty, sayangnya untuk sabuk pengaman pada bagian penumpang belakang belum dilengkapi dengan International Standard Organisation FIX (ISOFIX). ISOFIX teknologi standar pada sabuk pengamana yang memungkinkan anda mengatur panjang pendeknya tali sabuk pengaman dan ikatan sabuk pada kursi dudukan anak, agar mencapai titik poin yang pas dan nyaman untuk menghindari gerak tubuh yang membahayakan pada anak anak selama kendaraan bergerak.
Teknologi ISOFIX untuk keamanan dan kenyamanan pada anak anak, yang tidak dimiliki oleh Renault Kwid
Sementara pada kaca bagian belakang, belum dilengkapi dengan power window. Dan bila anda ingin membuka atau menutup kaca, harus dilakukan secara manual.

Untuk tampilan eksterior, Renault Kwid tampil lebih modern dibandingkan dengan kendaraan LCGC yang sudah ada di Indonesia. Pada bagian kaki-kaki, Kwid memiliki ground clearance yang cukup tinggi, meski terlihat sedikit ramping karena hanya dimodali pelek kaleng berdimensi 13 inci.

Tampilan modern terlihat dari wiper kaca bagian depan, yang hanya menggunakan satu wiper. Kehadiran Renault Kwid jelas sekali sebagai penantang Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio, Suzuki Karimun Wagon dan Datsun GO Panca. Dengan mesin 1.000 cc dengan power 68 daya kuda (dk) pada rpm 5.500 rpm dan torsi 91 Nm pada 4.250 rpm, tentunya Renault Kwid pantas untuk dilirik first buyer, atau anak kuliah.

Untuk harga OTR Jawa Timur, Renault Kwid dibanderol harga Rp125 juta, untuk status mobil CBU India, harga kendaraan ini cukup murah.
Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen