Modifikasi Megapro: Cinta Mati dengan CB, Rela Jual BMW

CB Gelatik Monoshock

Sidoarjo, Otojatim.com - Ergie Erlangga, pria penyuka BMW ini rela merombak Honda Megapro miliknya demi mendapatkan tongkrongan yang pas dengan passion-nya, sebuah CB Gelatik. Tentunya dengan style yang lebih modern.  Ban gemuk yang menjadi tipikal bobber turut dicangkokkan ke motor kesayangannya ini.

CB garapannya ini tergolong unik karena menggunakan sokbreker monosok. Beberapa modifikator aliran Japstyle atau Caferacer mungkin sudah mahfum  bersokbreaker tunggal, tapi untuk model CB100 sepertinya baru kali ini ada.

Sebisa mungkin Ergie membangun motor ini dari sukucadang orisinil CB100. Disamping mesin tentunya, yang berasal dari Honda New Megapro.  Dengan total biaya sekitar Rp8 jutaan, ia menyerahkan modifikasinya kepada bengkel Andi Motor, Sidoarjo. Di sanalah motor ini dibongkar-pasang selama sebulan.

Tantangan membangun sebuah CB makin besar tatkala unitnya yang sudah mulai langka dan susah ditemukan di pasaran.
“Kesulitan ada di pengerjaan rangka karena harus memotong rangka bagian tengah sampai belakang untuk disejajarkan dengan dudukan jok CB, sehingga membentuk garis lurus dengan tangki.  Itu disebabkan karena desain rangka New Megapro nungging, sehingga harus melewati proses pengukuran berulang kali sampai  harus pas dan tidak miring. Pemotongan rangka sendiri memakan waktu 3 minggu,” kata pria atletis ini.

Lalu apa benar untuk merombak Megapro menjadi CB ini sampai harus menjual BMW? Tentu saja, karena selain sebagai kontraktor, Ergie juga menekuni jual beli mobil BMW, lengkap beserta part printhilannya.

Foto-foto: Ergie

Share on Google Plus

About Handi Cahyono

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen