Mazda 2 Facelift Hadir di Thailand, Perubahan Sangat Minimalis! Ini Detailnya

Mazda Thailand kenalkan Mazda 2 Facelift 

Bangkok, Otojatim.com - Pasar Hatchback sedang mengalami stagnan atau tidak ada perkembangan signifikan. Mungkin saja, beberapa hal seperti belum adanya model baru bahkan beralihnya ke kelas lebih tinggi. Membuat kelas ini adem-ayem saja. Tetapi, Mazda sepertinya tidak mau kehilangan pasar dengan menambah sedikit penyegaran pada Mazda 2.

Mazda 2 facelift sendiri sudah dilakukan di Jepang pada Oktober 2016 silam. Dengan sedikit perubahan pada foglamp dengan krom dan turning lamp signal pun dibuat lebih minimalis dan lebih terlihat.
Ubahan kentara dilakukan di sektor handling. Dimana Mazda berikan fitur G-vectoring, fitur ini sendiri hadir di Mazda 6 dan baru saja diberikan pada Mazda 3. Tentunya, kehadirannya di Mazda 2 menambah keasyikan berkendara. 

Dengan fitur ini, sebenarnya bisa mengoreksi torsi dan tenaga saat melakukan manuver di tikungan. Karena, komputer dan sensor akan membaca seberapa cepat mobil ini melewati tikungan dan berapa besar tenaga yang disalurkan ke roda depan. Karena ini merupakan penggerak roda depan. 

Namun, apabila kecepatan saat memasuki tikungan begitu cepat. Maka, komputer seketika mengurangi kecepatan dengan menurunkan tenaga dan torsi mobil tersebut. Sehingga, tidak ada gejala understeer.

Memang, fitur ini terlihat sepele dan tidak terasa efeknya, tapi jika melihat efeknya tentu akan menambah rasa aman. Apalagi mereka tidak mengorbankan fun to drive mobil ini. Ya, setidaknya Mazda 2 kali ini lebih aman. 

Foglamp mendapatkan imbuhan krom sekarang 
Lalu, interiornya pun hanya diberi imbuhan warna coklat. Tentunya ini menambah kesan mewah dan kurangi aura sportynya. Dan pastinya, tidak ada perasaan sempit karena sekujur warna hitamnya. Dan tidak lupa, kisi ac diberikan krom untuk menambah aura mewahnya. 

Two Tone Interior dengan warna coklat mengurangi kesan sport. 
Untuk mesin sendiri, tidak ada perbedaan sama sekali. Untuk pasar Thailand masih menggunakan 1.3 litre bensin dan 1.5 diesel. Memang, mesin ini masih handal untuk digunakan. Oh iya, mesin dieselnya sendiri ada update terhadap turbo lag. Sehingga, gejala turbo lagnya pun sedikit diminimalisiri. Bahkan nyaris tidak ada lagi gejala tersebut. 

Semoga saja kehadirannya di Indonesia tidak begitu lama lagi, karena butuh sekali penyegaran di kelas hatchback yang terkesan adem ayem saja. 
Share on Google Plus

About Adiyasa Prahenda

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen