Toyota Venturer, MPV Keluarga Bercitarasa Crossover

Jajaran manajemen PT. Toyota Astra Motor saat launching Toyota Venturer (kiri) dan New Corolla Altis (kanan)

Jakarta, Otojatim.com - Dikemas dengan New Year Media Gathering, Toyota mulai memperkenalkan dua line-up produk terbaru. Yaitu Toyota Innova Venturer yang merupakan versi upgrade dari Innova Q dan Toyota New Corolla Altis. Keduanya merupakan produk Toyota yang terbilang paling lama beredar dan sudah tersebar di seluruh dunia. 

Hal ini sekaligus merayakan ulang tahun kedua produk tersebut. Seperti Kijang yang menginjak ke 40 tahun dan New Corolla Altis baru saja berulang tahun ke 50 tahun. Keduanya terbilang awet dan sukses menguasai pasar terutama di Indonesia. 
Tentu saja hadirnya Venturer dan New Corolla Altis sendiri didukung dengan pertumbuhan kinerja yang mengesankan pada tahun 2016 kemarin. Karena itu, kehadiran kedua lini baru ini memberikan semangat baru serta mendukung pilar Let’s Go Beyond. 

Dengan hadirnya kedua line-up ini. Tentunya banyak sekali yang perubahan yang dibawa oleh Toyota. Ditambah kehadiran Venturer sendiri, berikan sensasi baru dalam kelas MPV yang mayoritas 95 % market sharenya dikuasai oleh Toyota Kijang Innova. 

BUKAN KIJANG - Emblem nama Venturer sudah tidak menyertakan nama Kijang di bodinya

Toyota Venturer, MPV yang memanjakan konsumen dengan kemewahan 

Setelah berkecimpung selama 40 tahun di Indonesia dan sudah berekspansi ke manca negara. Membuat Kijang mudah dikenal sebagai kendaraan keluarga yang tangguh dan mengangkut banyak orang. 

Dengan usia mencapai 40 tahun, membuat Toyota yang mulanya dikenal sebagai mobil keluarga dan niaga. Kini, ditingkatkan levelnya sebagai mobil dengan segala kemewahan atau disebut luxury. 

“Karena permintaan konsumen akan MPV luxury begitu kuat dan kami ingin tingkatkan MPV sebagai mobil keluarga yang mewah. Maka dari itu, kami persembahkan Innova Venturer,” ujar Fransiskus Soerjopranoto, Executive General Manager Toyota Astra Motor. 

Dengan kehadiran Venturer sendiri, kesan mewah yang ditonjolkan oleh tipe Q pun praktis tergantikan oleh Venturer. Selain itu, beragam aksesoris tambahan seperti side skirt, spoiler dan penambahan ornamen di bumper menyiratkan perbedaan dengan tipe Q bahkan tipe V sekaligus. 


Versi Crossover MPV Innova

Permainan Eksterior dan Interior membuat berbeda sekali 

Mungkin satu kata untuk Venturer sendiri, sangat mewah. Begitulah kata yang tepat untuk menggambarkan Venturer. Meskipun kesan yang diberikan Toyota terhadap Kijang Innova Venturer lebih ke arah adventure. Maka, secara visual lebih ke luxury-adventure. 

Hal tersebut terlihat dari aplikasi side-moulding dengan paduan pelek 17 inch yang dibalut ban Brigdestone. Tentu saja, warna yang digunakan senada dengan side moulding, warna hitam sepertinya menjadi pilihan. Selain menampilkan kesan elegan juga kesan adventure-nay pun sangat terasa sekali. 

Selain itu, penerapan aksesoris chrome sendiri begitu banyak. Kehadirannya bisa terlihat di grill, foglamp dan pintu bagasi belakang. Hal ini, memudahkan konsumen membedakan antara Venturer dan tipe Q.

Sedangkan, interiornya pun masih sama dengan model sebelumnya. Namun, bagi yang kurang menyukai motif jok seperti di tipe Q mungkin bisa benafas lega. Soalnya, Venturer sudah menggunakan kulit berwarna hitam. Rasanya lebih elegan sekali. 

Pastinya penerapan captain seat tetap dipertahankan. Ditambah sistem audio yang sudah menggunakan head unit dengan ukuran layar mencapai 8 inci. Pastinya, layar seperti ini memanjakan penumpang saat melakukan perjalanan. 

Harga hanya selisih sedikit dibanding Innova Q 

Soal harga, tentunya menjadi pertimbangan cukup matang untuk konsumen yang ingin membeli Innova Venturer. Apalagi momennya bertepatan dengan kenaikan biaya STNK dan BPKB. Tapi hal tersebut, menurut Henry Tanoto tidak terlalu mempengaruhi terlalu banyak kepada harga. 

Jadi, harga untuk Innova Venturer sendiri mulai dari tipe bensin Manual dari 386,3 Juta dan otomatis 406 Juta. Sedangkan, Dieselnya mulai dari 420 juta untuk manual dan otomatisnya menjadi 445,6 Juta. 


Dengan harga yang nyaris mendekati setengah miliar. Membuat Innova naik kelas dari MPV untuk rakyat menjadi MPV untuk kelas atas dan pejabat. Hal ini, didukung dengan pencitraan para pejabat yang kini sering menggunakan Innova sebagai kendaraan dinasnya.
Share on Google Plus

About Adiyasa Prahenda

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen