Forum Queenrides Kampanyekan Safety Riding Untuk Wanita Indonesia

Queenrides menggandeng Road Safety Association dalam menyelenggarakan Safety Riding Course dan Lenny Agustin, salah satu desainer wanita Indonesia dalam merancang Safety Riding Outfits serta beberapa institusi lainnya

80% pengendara perempuan berkendara untuk mencari nafkah bagi keluarganya

Jakarta, Otojatim – Seiring banyaknya pengguna kendaraan bermotor dan meningkatnya angka kecelakaan di jalan raya dan tidak diimbangi dengan sosialiasi safety riding,  Queenrides, sebuah startup social enterprise khusus safety riding untuk perempuan, secara resmi meluncurkan kampanye #WomenRideSafe bertepatan dengan The World Day of Remembrance for Road Traffic Victims di Jakarta.

Dengan menggunakan strategi komunikasi “dari perempuan untuk perempuan”, Queenrides didirikan oleh entrepeneur wanita muda, Iim Fahima Jachja, terus berusaha memberdayakan pengendara perempuan di Indonesia agar dapat berkendara aman melalui edukasi secara online dan offline kepada berbagai komunitas perempuan di Indonesia.
Dalam sebuah survei yang dilakukan Honda Motorcycle pada tahun 2014 menunjukkan bahwa 42% pembeli motor Honda adalah perempuan, dimana bersamaan dengan hal tersebut data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menunjukkan jumlah kecelakaan di jalan raya pada wanita mengalami peningkatan sebesar 49,5% (4.445 kejadian) di tahun 2015. 

Dengan perbandingan peningkatan kecelakaan yang terjadi pada wanita dan pria sebesar 5:2. Indonesia saat ini masih dikategorikan sebagai negara yang memiliki tingkat kecelakaan tertinggi di dunia dengan tiga orang meninggal setiap satu jam akibat kecelakaan di jalan raya.

“Perempuan Indonesia semakin mandiri, sehingga sekitar 80% pengendara perempuan tersebut berkendara untuk mencari nafkah bagi keluarganya, sementara kami menemukan bahwa sosialisasi mengenai safety riding terlalu maskulin dan belum cukup efektif dalam mengedukasi perempuan. Saat ini kami fokus untuk mengedukasi pengendara perempuan yang tinggal maupun bekerja di perkotaan untuk menciptakan sebuah tren berkendara aman untuk perempuan, namun ke depannya program Queenrides akan diperluas hingga menyentuh masyarakat di daerah dan kota kecil," ujar Iim Fahima Jachja, Founder dan CEO dari Queenrides.

“Kami telah melakukan kegiatan Ngopi Cantik Queenrides, platform offline kami untuk mengedukasi berbagai komunitas perempuan dan telah menjangkau lebih dari 1000 perempuan, sedangkan secara online ada sekitar 230.000 perempuan yang tergabung. Kami menemukan fakta bahwa beberapa peserta pernah mengalami kecelakaan di jalan raya sebanyak lebih dari satu kali. Kita merupakan wanita-wanita yang berdaya dan mampu bekerja untuk mendukung keluarga serta memberikan pemasukan pada negara, namun pada saat bersamaan tidak mendapatkan perhatian yang khusus. Seharusnya kita menolak situasi tersebut.” ungkap peraih Young Global Leader 2014 oleh World Economic Forum tersebut.

Dengan visi dan misi mencegah tingginya kecelakaan pada pengendara perempuan, Queenrides menggunakan metode komunikasi yang menyentuh sisi feminin, yaitu Safety, Style and Beauty, yang memiliki makna tersendiri pada setiap katanya.  

Safety berbicara mengenai keamanan dalam mengendarai motor, mobil, maupun menggunakan alat transportasi umum lainnya di jalan raya. Style yang mengajak pengendara perempuan untuk berbusana dengan baik dan aman ketika berkendara, serta bagaimana merawat penampilan setelahnya yang dijelaskan melalui pendekatan Beauty.

Queenrides menggandeng Road Safety Association dalam menyelenggarakan Safety Riding Course dan Lenny Agustin, salah satu desainer wanita Indonesia dalam merancang Safety Riding Outfits serta beberapa institusi lainnya.

Kampanye #WomenRideSafe oleh Queenrides juga telah mendapatkan berbagai tanggapan positif di mancanegara, seperti pada Young Global Leader dan World Economic Forum di Tokyo, Jepang pada 17-24 Oktober 2016 serta OCEAN Summit Manila yang telah dijadwalkan pada bulan November 2016.

Hasil survei offline event yang dilakukan pada lebih dari 500 lebih pengunjung, 100% pengunjung menikmati edukasi safety riding yang disampaikan Queenrides dan berniat untuk mengubah kebiasaan berkendara mereka serta membagikan pengetahuan tersebut kepada orang-orang sekitar, terutama untuk keluarga.

Dalam kurun waktu 9 bulan, survei juga  menunjukkan bahwa website Queenrides.com telah dikunjungi dua juta pengunjung, sedangkan media sosial Queenrides telah diikuti oleh lebih dari 230.000 pengikut yang hingga kini terus bertambah.
Share on Google Plus

About Adiyasa Prahenda

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen