Modif Balap, Daihatsu Sirion ini Disulap Jadi Penggerak Roda Belakang

Daihatsu Sirion Penggerak Roda Belakang

Jakarta, Otojatim.com - Sirion telah dikenal sebagai hatchback Daihatsu yang sopan dan irit bahan bakar. Lantas bagaimana bila mobil pengangkut cewek ini jika disulap menjadi sebuah Mobil Balap? 

Bermula dari sebuah obrolan ringan saat ngopi, Reza Aliwarga pemilik Daihatsu Sirion generasi kedua ini terlintas ide untuk membangun sebuah City Car harian yang mumpuni untuk dipakai di lintasan balap. 

Reza yang juga dikenal sebagai pemilik ajang Hot Import Nights ini mempercayakan konsep penggarapan proyek modifikasinya kepada Andhi Satria, seorang pebalap gaek yang aktif pada masa 1990-2010. Untuk workshopnya sendiri, Andhi memilih DSS Garage Ciputat untuk keseluruhan penggarapan.

Konsep ubahan pada Daihatsu Sirion tersebut bertujuan supaya mobil memenuhi performa bila bertarung di balap turing Sentul ataupun Sprint Rally. Si empunya sendiri menginginkan mobil tetap mempertahankan tampang Daihatsu Sirion dan sebisa mungkin dasbor orisinil tetap berfungsi.

Diarsiteki Andhi, Daihatsu Sirion standar itu dirombak pada beberapa bagian, diantaranya:
  1. Penggantian mesin dengan Race Engine 1300cc, 4-Cyl 16-Valve 200hp (Suzuki Hayabusa)
  2. Pemasangan adjustable camber (castor adjustable plate) dari ISC COILOVER
  3. Penggantian suspensi dengan ISC COILOVER Suspension depan & belakang
  4. Penggantian penggerak roda depan (FWD) menjadi penggerak roda belakang (RWD)
  5. Pemasangan roll-cage dengan tetap mempertahankan interior sebisa mungkin
  6. Penggantian tangki bensin standar dengan safety fuel tank yang ditempatkan di bagasi
“Kami ingin membuktikan bahwa Daihatsu Sirion yang dimodifikasi secara benar akan mampu dan dapat mengikuti berbagai kompetisi balap, serta menjadi contoh modifikasi bagi para penggemar Sirion di ajang Sirion Challenge pada ajang HOT IMPORT NIGHTS, dan secara umum bisa menjadi inspirasi bagi para pecinta City Car lainnya,” kata Reza.

Senada dengan pemilik kendaraan, “Selaku pihak yang mengajukan konsep ini saya berharap bahwa City Car ini secara keseluruhan baik dari sisi mesin dan suspensi yang mengikuti standar safety dari IMI dapat bersaing di berbagai cabang balap mobil di Indonesia,” sahut Andhi yang juga dikenal sebagai punggawa IXOR, Indonesian Xtreme Offroad Racing.

Membangun sebuah mobil balap riil berbasis city car harian bukannya tanpa kesulitan. Ada sejumlah tantangan yang harus diselesaikan dengan kerja keras oleh Andhi Satria dan tim modifikasi DSS Garage. Inilah beberapa step yang perlu pemikiran ekstra dan penghitungan yang presisi, menurut Andhi;
  1. Pemasangan mesin HOLESHOT RACING dengan CC yang lebih besar serta tenaga mesin yang jauh diatas performa mesin aslinya.
  2. Merubah kendaraan dengan penggerak roda depan menjadi penggerak roda belakang, dimulai dengan mencari AS roda dengan Differential Gear yang memiliki Limited Slip (LS) dengan ratio antara 3.10 hingga 4.56
  3. Membuat jalur DRIVESHAFT (Kopel) dari depan ke belakang
  4. Merancang ulang bracket suspensi dan menggunakan suspensi yang memiliki jarak main (Shocks Travel) dengan lebih panjang
“Untungnya dengan pencopotan mesin dan interior di saat awal, membuat pekerjaan pemasangan suspensi, roll cage serta penggantian penggerak roda belakang menjadi lebih mudah,” tutur Andhi kepada Otojatim.com.

Dimulai awal September 2016, proses penggarapan sudah mencapai 75%. Andhi dan tim DSS Garage menargetkan proyek ini selesai pada akhir November 2016. Pada Desember nanti mereka menjadwalkan kendaraan sudah diujicoba di lintasan balap.

Otojatim.com penasaran dengan bujet yang ditelan dalam proyek modifikasi ini. Kami paham bahwa jarang sekali modifikator tulen merincikan biaya dalam menyelesaikan proyeknya. Bagi mereka, hasil yang memuaskan lebih utama daripada biaya yang dibutuhkan. Tapi tetap saja, kami mencoba menanyakan hal tersebut.

Andhi menjelaskan, “Biaya pengerjaannya hanya untuk pembelian material di ROLL-CAGE dan biaya pengerjaan LAS, pemasangan oleh tukang, seperti itu. Selebihnya, untuk parts lainnya, kami melakukan konsep kerjasama alias gratis dengan beberapa teman-teman,” lanjutnya.

“Pada bagian modifikasi ini, kami banyak bekerjasama dengan mofikator dan vendor lokal untuk sekalian memperkenalkan produk-produk buatan Indonesia yang dikerjakan oleh teman-teman yang masih muda dari dunia otomotif, diantaranya;
  1. Aluminium Radiator, Aluminium Fuel Tank, Aluminium Surge Tank, Aluminium Oil Tank - Oleh LENGKONG RACING
  2. SPARCO Racing Seat, SPARCO STEERING WHEEL, SPARCO SEATBELT - Oleh DEMAS MULTISTORE
  3. ISC Front/Rear Coilover Shocks - Oleh ISC Coilover Indonesia
  4. Modifikasi dan pemasangan keseluruhan di DSS GARAGE serta modifikasi dan pemasangan mesin di DSS DYNO dilakukan free of charge oleh pihak DSS dikarenakan ini merupakan PROJECT yang pertama di Indonesia.
“Dengan spek barunya nanti, kami harap hasil modifikasi pada Daihatsu Sirion ini bisa membawa City Car tersebut pada event balap Touring Race di Sentul, Sprint Rally aspal maupun balap Sprint Rally tanah,” tutup Andhi.

Nah, menarik kan teman-teman pecinta City Car, sudah dapat inspirasi belum? Bagi Anda yang ingin mengikuti perkembangan, sekadar berkomentar atau mengajukan pertanyaan, silahkan isi pendapat Anda di kolom komentar. Semoga narasumber juga turut berkenan membahasnya di sini.

Gallery: Klik untuk memperbesar
sirion mesin suzuki hayabusa
Share on Google Plus

About Handi Cahyono

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen