KTM Jajaki Jatim dan Jateng Sebagai Lokasi Pabrik di Indonesia

KTM Duke 200 (Foto: kabarbisnis)

Jakarta, Otojatim.Com - Produsen motor asal Austria KTM melalui PT Penta Jaya Laju Motor pemegang lisensi KTM Indonesia, benar-benar menunjukan keseriusannya untuk mengembangkan  industri otomotif di Indonesia. 

Bocoran informasi tentang langkah bisnis KTM di Indonesia ini cukup mengejutkan. Hal ini terungkap dengan adanya rencana KTM untuk membangun pabrik perakitan di Indonesia, sehingga diharapkan harga motor ini bisa menjangkau kantong masyarakat pecinta motor sport di Tanah Air.

Walau masih dirahasiakan, namun ada 2 propinsi yang disinyalir menjadi basis perakitan KTM, yakni Jawa Timur dan Jawa Tengah. Menurut informasi yang kami dapatkan pabrik tersebut akan dibangun dalam jangka waktu tidak akan lama dengan investasi cukup besar dan melibatkan 2 pabrikan asing yaitu KTM Austria dan Bajaj India.

Dengan adanya pabrik perakitan di dalam negeri tentunya akan membuat harga sangat kompetitif, meski masih berstatus CKD (Compeletely Knocked Down). Rencananya model yang akan dirakit di Indonesia adalah Duke 200 dan RC200, serta Duke 250 dan RC250.

Jika saat ini harga motor-motor KTM berada di range Rp 50-70 jutaan, nantinya jika sudah dirakit di Indonesia diperkirakan harga jualnya bakal turun jauh lebih murah dari sebelum dirakit di Indonesia. Misalnya Duke 200 dan RC200 disebut bisa cuma menjadi Rp 30 jutaan.

KTM-1290-Super-DukeR-ABS-Indonesia
Untuk model lain di kelas yang lebih tinggi seperti, RC250 dan Duke 250, bakal dijual di kisaran angka Rp 40 jutaan. Jika terealisasi, harga ini bakal sangat kompetitif, karena saat ini dua model yang meluncur awal tahun itu di Indonesia sudah berada di atas Rp 70 jutaan.

Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen