Freestyler Australia Kepincut Indahnya Indonesia

Dave McKenna bersama komunitas Yamaha R25 Yogyakarta

Jakarta, Otojatim.Com - Dave McKenna, freestyler asal Australia begitu terkesan dengan Indonesia. Apalagi setelah usai melakukan touring perdananya di Indonesia dengan mengelilingi pulau Jawa menggunakanYamaha MT-09.

Selama dua pekan di bulan Agustus 2016. Dave melakukan perjalanan adventure-nya sendirian dengan menempuh jarak 2.000 kilometer. Mengambil start awal dari Jakarta, Dave sempat mampir di Sentul International Circuit, Bogor. Kehadirannya di sana adalah untuk mendukung pembalap Yamaha Indonesia di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) seri ke-4.

Dari Sentul, Dave langsung tancap gas ke Puncak Bogor menuju Bandung.  Dengan Yamaha MT-09 Dave pun mampir ke Garut, Pangandaran, Yogyakarta dan finish di Bali.

Yamaha MT-09 yang dikendarai Dave McKenna saat di daerah Garut Jawa Barat
Selama perjalanannya, pria asal Ballarat, Melbourne Australia ini mengunjungi flagship shop dan diler-diler Yamaha sepanjang pulau Jawa dan Bali. Dan sambutan hangat di rasakan Dave saat tiba di Yogyakarta, dirinya disambut oleh komunitas R25 kemudian melakukan rolling thunder seputaran kota, Malioboro dan berakhir di Candi Prambanan.

Baca juga: Tiga Penyebab Yamaha Recall  R25 dan MT25

”Sepanjang perjalanan baik di on-road maupun off-road, saya suka bagaimana mudahnya MT-09 beradaptasi di trek berbatu, sama halnya di jalanan terbuka yang lebar dekat pegunungan. Hampir setiap hari selama turing, saya menghabiskan waktu 8 sampai 10 jam riding. Dan karena posisi duduk MT-09 yang tegak dan stang lebar, sejujurnya saya tidak merasa capek sama sekali. Memiliki banyak torsi instan juga membuat manuver melewati traffic jadi super mudah dan fun,” jelas Dave, yang kegirangan menggeber MT-09 di rute-rute selama turingnya ini.

Dave Mckenna dan Yamaha MT-09 di Malioboro Yogyakarta
”Perjalanan sendirian ke Indonesia adalah petualangan tak terlupakan; Ridding di Indonesia membuatnya jadi beda dan memberikan pengalaman baru. Tapi tidak butuh waktu lama buat saya menikmati tantangan ini. Tersesat di pegunungan Jawa Barat tanpa GPS pun, saya masih baik-baik saja. Dari Garut saya melalui jalan-jalan tanah Bojonggambir ke Pangandaran yang menjadi salah satu highlight perjalanan saya. Banyak orang saya temui sepanjang perjalanan dan mereka sangat ramah, membantu dan welcome. Ternyata Yamaha sangat populer di sepanjang daerah yang saya kunjungi. Mereka pun kaget dan excited setelah tahu saya freestyler Yamaha. Yang kesulitan soal makanan saja karena biasanya saya makan tiga jam sekali di Australia karena training saya. Saat turing di Indonesia, tidak mudah dapat makanan tapi saya selalu kenyang tiap hari,” cerita pemuda berusia 28 tahun itu.

Pengalaman seru itu tak ayal membuat Dave ingin kembali ke Indonesia sambil mengajarkan skill dan berbagi teknik stunt riding.
Share on Google Plus

About Argo Santoso

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen