Mengenali Lebih Dalam Sosok Suzuki Ertiga

Review Suzuki Ertiga Drezza

Kelas Low Multi Purpose Vehicle (MPV) memang selalu menjadi kelas favorit masyarakat. Bahkan hingga saat ini. Dengan komposisi bodi yang bongsor, kabin multifungsi, mampu mengangkut banyak penumpang, juga bermesin kompak, tentu ragam kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.

Meski belakangan ini beredar berita akan hadirnya MPV Toyota Calya yang memanfaatkan skema LCGC, namun kebutuhan akan Low MPV dipercaya akan tetap tinggi.

Setelah duet Avanza-Xenia, Suzuki pun merilis R3 Concept. Nama pada saat muncul dalam bentuk konsep adalah Row three, tiga baris, yang kemudian ditranslasi secara unik ke pengucapan bahasa Indonesia, menjadi ER (R), TIGA (3) saat masuk ke lini produksi.

Suzuki mengambil basis platform monokok Swift untuk dimelarkan menjadi MPV. Karenanya jangan heran jika tampilan muka Swift dan Ertiga sedikit mirip. Aplikasi desain Swift pun sengaja dipilih karena lebih kalem, dan merepresentasikan desain Suzuki modern.

Well, soalnya Suzuki dengan kapasitas kabin yang lebih banyak masih diproduksi dan dijual hingga saat ini, yaitu Carry. Tentu Suzuki ingin membuat diferensiasi. Nah, lewat sosok Ertiga, niat ini berhasil disampaikan.
Mesin kompak milik Swift, yakni unit K14B 4-silinder berkapasitas 1.4 liter DOHC, berjumlah 16 katup, dipercaya akan sanggup menafkahi kebutuhan tenaga Ertiga.

Toh, dengan tenaga 92 PS, hingga sekarang tak ada masyarakat yang mengeluhkan performa Ertiga. Nampaknya insinyur Suzuki sukses mengombinasikan MPV 7-seater dengan mesin kompak dan penggerak roda depan sebagai komposisi yang bisa menawarkan efisiensi dan keasyikan mengemudi.

Format tiga baris yang dibela Ertiga memang ditujukan untuk mendapatkan ruang bangku yang memadai bagi 7 manusia. Dua di bagian depan dan belakang, dan tiga di baris tengah. Berbagai pembaruan pun dilakukan pada komposisi bangkunya, misalnya di Ertiga generasi ini, bangku baris ketiga memiliki konfigurasi 50:50 sehingga untuk memaksimalkan ruang bagasi, tak perlu mereduksi kebutuhan dua penumpang.

Optimalisasi di sistem hiburan juga dilakukan. Caranya adalah dengan menggunakan headunit layar sentuh yang canggih. Koneksi berbagai perangkat bisa dilakukan, bukan hanya untuk memainkan lagu ataupun file, namun koneksi tercanggih perangkat komunikasi dengan head unit, mirroring, bisa dilakukan. Sehingga layar head unit, bisa memantulkan semua proses yang ada di smartphone Anda.

Ertiga saat ini dijual dengan beragam tipe, mulai dari New Ertiga non ABS  hingga Ertiga Dreza dalam berbagai varian. Harganya mulai Rp 183-236,5 juta.
Share on Google Plus

About Handi Cahyono

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen