GIIAS 2016: Menanti Kehadiran Suzuki Baleno

Suzuki Baleno 2016

Suzuki Baleno sepertinya akan tampil di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2016 (GIIAS) yang rencananya berlangsung pada Agustus 2016 mendatang. Mobil yang pernah sukses, sebelum pasar sedan menciut dua dekade lalu tersebut mengalami perubahan yang bisa dibilang cukup radikal, baik dari segi desain maupun rekayasa teknis yang diusungnya.

Yang pertama dan langsung terlihat tentu saja bagaimana mobil ini bertransformasi dari sedan menjadi hatchback, dengan mengusung tema desain Liquid Flow. Saat pertama melihatnya, banyak yang bertanya di segmen mana mobil ini diposisikan?


Pertanyaan yang wajar karena Suzuki punya Swift yang bermain di hatchback B-Segment. Namun karena Suzuki Baleno memiliki dimensi yang lebih besar, (panjang 3.995, lebar 1.745, dan tinggi 1.470 mm), dan Swift memiliki dimensi panjang 3.850, segalanya menjadi terasa tanggung.

Sebagai contoh, Ford Focus hatchback yang bergerak di C-Segment memiliki panjang 4.292 mm sehingga akan sulit membandingkan Baleno dengan pemain B-Segment lainnya.

Lama tak muncul, kini berganti model jadi hatchback.
Jadi kami hanya bisa berkesimpulan bahwa mobil ini akan bermain di kelas yang sama dengan Swift, hanya saja memiliki ‘value’ yang lebih premium dibanding adiknya itu.

Hal ini juga diperkuat oleh kehadiran fitur-fitur yang lebih mahal dibanding Swift. Sebagai contoh, di India, Maruti Suzuki menjual Swift di jaringan dealer Nexa yang merupakan dealer untuk kendaraan Maruti Suzuki premium seperti Suzuki Vitara dan kini Baleno. Fitur-fiturnya memang terbukti jauh berada diatas Swift.


Pada Baleno tertinggi, Suzuki membekalinya dengan lampu proyektor, sistem navigasi yang terintegrasi dengan layar sentuh multimedia di dashboard, Day-time Running Light, hingga Apple CarPlay.

Demikian juga dengan pasar Eropa dimana Baleno sudah dilengkapi dengan Radar Brake Support (RBS). Hal tersebut tentunya menjadi penentu kenapa Baleno harus digelari hatchback paling mewah dari Suzuki.


Yang juga tidak kalah menarik adalah penggunaan mesin baru bertajuk Boosterjet, yang memiliki tiga silinder berimbuhan turbocharger. Kapasitasnya tidak lebih dari 1,0 liter namun inilah mesin yang menjadi standar Baleno di pasar Eropa, dan mampu menghasilkan 110 hp.

Selain itu, di balik kulit mobil yang dikembangkan dari Suzuki iK2 Concept ini tertanam platform yang benar-benar baru, yang memungkinkan untuk Baleno menjadi lebih ringan, meski dimensinya lebih besar dibanding Swift.

Meski pasti banyak pertanyaan soal mobil rakitan India ini, tapi sebaiknya kita tunggu saja kemunculannya di GIIAS 2016 nanti. 
Share on Google Plus

About Handi Cahyono

Seorang enthusiast dan jurnalis di bidang otomotif dengan pengalaman lebih dari 10 tahun. Apapun yang mempunyai ban, kecuali troli belanja, akan menjadi perhatiannya. Mulai diecast hingga doubledecker.

Cari Berita Lain

close
Promo Hyundai Bunga 0 Persen